Breaking News:

Berita Bekasi

Hadirkan See Hamster Asal Jerman, Pemkot Bekasi Optimis Mampu Atasi Masalah Sampah di Kali

Hadirkan See Hamster Asal Jerman, Pemkot Bekasi Optimis Mampu Atasi Masalah Sampah di Kali. Berikut Selengkapnya

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/ Joko Supriyanto
Pemerintah Kota Bekasi melaunching teknologi pembersih sungai yang berbentuk perahu dengan sebutan See Hamster. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi melaunching teknologi pembersih sungai yang berbentuk perahu dengan sebutan See Hamster.

Perahu pembersih ini merupakan pabrikan Jerman.

Perahu pembersih sungai See Hamster digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dari kali di Kota Bekasi dengan cara mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah yang ada.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan optimisnya.

Menurutnya, kehadiran teknologi pembersih sungai ini bisa mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kali Bekasi dengan cara berkolaborasi dengan Waste4Change.

"Saya optimis bisa membersihkan sampah di sungai Bekasi. Inisiatif dan kegiatan seperti ini perlu diangkat ke skala nasional. Keterlibatan dan kolaborasi tidak cukup hanya dari komunitas lokal pemerintah daerah saja," kata Tri dalam keterangannya pada Senin (15/11/2021).

Sementara itu, peresmian fasilitas pengelolaan sampah Kali Bekasi berupa sarana pemilahan sampah dan peluncuran dua perahu See Hamster ini merupakan lanjutan dari peresmian perahu See Hamster sebelumnya yang diluncurkan pada bulan Februari 2021 lalu. 

Tiga perahu See Hamster inovatif yang resmi beroperasi di Kali Bekasi memiliki mekanisme yang berbeda.

See Hamster pertama memiliki ramp yang berfungsi untuk menarik sampah dari badan air dan batas sungai. 

Baca juga: Perahu Teknologi Jerman Bersihkan Kali di Bekasi dari Sampah

Baca juga: Atasi Masalah Pengairan 799 Hektar Sawah di Tanjungsari, Ade Yasin Bakal Revitalisasi Kali Cikompeni

See Hamster kedua dilengkapi dengan keranjang yang dapat naik-turun dan berfungsi untuk menahan serta mengumpulkan sampah saat perahu berjalan.

See Hamster ketiga memiliki conveyor belt yang dapat menarik sampah secara otomatis dari badan air.

"Hanya melalui kerjasama dan kepercayaan kami dapat meluncurkan Project BRIC, terlepas dari semua kesulitan dan penundaan dikarenakan pandemi covid-19. Project BRIC ini benar-benar diwujudkan dari ikatan persahabatan antara seluruh mitra kegiatan dan masyarakat," kata Harald Frank, Project Manager BRIC.

Senada dengan Wakil Walikota Bekasi, Mohamad Bijaksana Junerosano, Founder dan Managing Director Waste4Change menambahjan bahwa sampah membutuhkan tanggung jawab semua pihak.

"Mengingat isu marine debris yang kita hadapi. Kami harap bentuk kerja sama dengan Pemkot Bekasi kali ini dapat membuka kesempatan untuk pemerintah di berbagai daerah dalam pengelolaan sampah Indonesi yang lebih bertanggung jawab," Mohamad Bijaksana Junerosano. (jos).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved