ProDem Laporkan Luhut Erick Thohir

Anggap Lakukan Nepotisme & Kolusi PCR, Jaringan Aktivis ProDemokrasi Laporkan Luhut dan Erick Thohir

Jaringan Aktivis ProDemokrasi laporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dilaporkan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Ketua Majelis ProDem Iwan Sumule laporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Tohir di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDem) laporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya, Senin (15/11/2021).

Propem laporkan Luhut dan Erick, karena dianggap lakukan kolusi dan nepotisme dalam kebijakan PCR,

Ketua Majelis ProDem, Iwan Sumule, mengatakan bahwa pelaporan itu berdasarkan hasil kajian yang dilakukan terkait kebijakan PCR.

"Karena kami melihat bahwa kolusi dan nepotisme, kami tidak melaporkan soal korupsinya, tapi kami melaporkan bahwa kolusi dan nepotisme itu adalah juga merupakan tindakan pidana, tindak pidana," kata Sumule sebelum melapor di Mapolda Metro Jaya.

Baca juga: Ribuan Demonstran Desak Jokowi Periksa Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartarto

Baca juga: Haris Azhar Kembali Batal Mediasi dengan Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan Hari Ini

Baca juga: Barikade 98 Sesalkan Fitnah kepada Erick Thohir yang Fokus pada Pandemi Covid-19

Iwan berujar bahwa Luhut diduga telah melanggar Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 Pasal 5 (4) yang menyatakan larangan berbuat korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Dimana kata Iwan pada Pasal 21 dan Pasal 22 Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 juga mengatur sanksi dari perbuatan nepotisme dan kolusi.

Ancaman perbuatan kolusi mencapai maksimal 12 tahun penjara termasuk denda maksimal Rp 1 miliar.

Iwan mengatakan bukti dari perbuatan kolusi dan nepotisme itu juga sudah jelas yakni Luhut mengakui memiliki sebagian saham PT GSI yang mendapatkan proyek tes PCR.

BERITA VIDEO: Luhut Binsar Panjaitan Jelaskan PPKM Darurat

Pun kaka kandung Erick Tohir mendapatkan proyek tes PCR.

"Artinya unsur yang memenuhi soal kolusi dan nepotisme itu jelas bagaimana juga pak Erick sebagai menteri BUMN dan wakil penanganan pemulihan ekonomi itu jelas bahwa yg mendapat proyek tes PCR itu adalah kakak kandung dari Erick Thohir sendiri," bebernya.

Meski demikian, Iwan enggan merinci bukti khusus yang dibawa ke Mapolda Metro Jaya dalam pelaporan tersebut.

Sampai saat ini juga belum diketahui apakah laporan polisi yang dilayangkan oleh ProDem diterima pihak kepolisian atau belum.

Ia menyebut bukti-bukti itu sudah tergamblang jelas dari pemberitaan-pemberitaan di media massa.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved