Breaking News:

Permendikbud Ristek No 30

Diah Pitaloka Menilai Permendikbud-Ristek No 30 Sebagai Langkah Progresif dari Kemendikbudristek

DPR RI sedang berusaha menyelesaikan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, menilai bahwa Permendikbud-Ristek No. 30 itu sebuah langkah progresif dari Kemendikbudristek.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPR RI sedang berusaha menyelesaikan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Hal itu dilakukan terkait dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud-Ristek) No. 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi yang sering disebut Permen PPKS.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, menilai bahwa Permendikbud-Ristek No. 30 itu sebuah langkah progresif dari Kemendikbudristek. 

Diah melihat, sepanjang proses advokasi RUU PKS, yang menarik adalah bagaimana peranan kampus dalam membuka wawasan kekerasan seksual.

Baca juga: Perankan Suryani di Film Penyalin Cahaya, Shenina Cinnamon Suarakan Perlawanan Kekerasan Seksual

Baca juga: Misi Penyalin Cahaya Mengungkap Bahaya Laten Kekerasan Seksual dan Mengajak Berpihak Kepada Korban

Baca juga: Anggota DPR RI Nur Azizah Gulirkan 100 Bantuan Rehab Rumah Tak Layak Huni di Depok dan Bekasi

"Peran kampus dalam melakukan advokasi, edukasi, literasi, dan juga tanpa sadar membangun gelombang sosial yang membuka wawasan wacana kekerasan sebagai suatu hal yang ditunjukkan dalam kehidupan kebangsaan Indonesia di titik ini,” kata Diah dalam Webinar Nasional Pekan Progresif 2021 yang diadakan oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Sabtu (13/11).

Diah mengamati bahwa publik saat ini sudah berani dan sudah memperoleh ruang, dalam konteks menyuarakan kekerasan seksual, karena sifatnya yang berubah dari ranah privat ke ranah publik. 

Dengan banyaknya kasus-kasus yang terbuka, Diah juga melihat hal ini mengejutkan, karena kampus saat ini berada di garda terdepan dalam perjuangan penghapusan kekerasan seksual.

Diah juga mengungkapkan bahwa di DPR pembahasannya semakin berkembang dan semakin banyak narasi yang masuk.

BERITA VIDEO: Beri Pesan Kekerasan Seksual Kepada Masyarakat, Film Penyalin Cahaya Dapat Penghargaan

"Sebelumnya UU hanya sebuah kata atau diksi, tetapi makin dipahami bahwa ada konteks sosial yang luar biasa dalam, luar biasa banyak persoalan yang disuarakan oleh masyarakat, dan persoalan-persoalan itu masuk ke pembahasan UU di DPR, ini menarik sekali,” jelas Diah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved