Bulu Tangkis
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Full Bubble System Diterapkan Selama Indonesia Masters 2021
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Full Bubble System Diterapkan Selama Indonesia Masters 2021. Berikut Selengkapnya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PBSI bekerjasama dengan Satgas Penanganan Covid-19 menerapkan sistem gelembung penuh (full bubble system) dalam penyelenggaraan Indonesia Masters 2021 di Bali.
Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kompetisi BWF World Tour Super 750 tersebut.
"Prosedur ini kami lakukan mengingat turnamen digelar pada saat pandemi belum berakhir. Sebab kegiatan ini menyangkut pula dengan adanya orang-orang dari luar negeri. Jadi, protokol kesehatan diberlakukan sangat ketat dan kontinyu dalam pelaksanaan maupun pengawasannya," ujar Kabid Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Sonny B. Harmadi di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/11).
Fungsi diterapkannya full Buble system antara lain sebagai upaya mencegah interaksi dari pihak luar.
Para atlet, wasit, ofisial dan pihak terkait dengan turnamen Indonesia Masters diinapkan di Westin Resort.
Selama turnamen berlangsung para peserta kompetisi bulutangkis BWF wajib mengikuti tes PCR maupun Antigen secara berkala.
"Ada lima personel (satgas Covid-19) setiap hari untuk melakukan pengawasan mulai dari lokasi pertandingan, tempat latihan, fasilitas pelatihan, fasilitas hotel hingga kamar tidur para peserta," tutur Sonny.
Baca juga: Indonesia Open dan Indonesia Masters 2021 Digelar di Bali, Pertandingan disiarkan di Stasiun TV Ini
Kelengkapan fasilitas seperti kewajiban adanya tempat mencuci tangan, hand sanitizer serta penggunaan masker termasuk dalam prosedur standar operasi yang diterapkan.
"Kami sudah berada di lokasi sejak 7 November untuk memantau kesiapan dan kegiatan yang ada di Westin Resort. Diharapkan dengan ini resiko penularan dan penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir," ungkap Sonny.
Sonny menjelaskan, PBSI dan Satgas Penanganan Covid-19 telah menyediakan ruangan khusus karantina, bila ada peserta yang terindikasi terinfeksi Covid-19.
Bila diperlukan asistensi medis lebih lanjut, maka akan dikirim ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.
"Bila ditemukan Orang Tanpa Gejala (OTG) atau positif, panpel sudah menyediakan tempat karantina dan untuk rumah sakit akan dikirim ke RSUP Sanglah Denpasar," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anthony-ginting-dan-jonatan-christie.jpg)