Selasa, 9 Juni 2026

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga dan Motor, Evakuasi Makan Waktu Sekitar Dua Jam

evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Gatot menuturkan, tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun diperkirakan kerugian mencapai Rp 7 juta.

Tayang:
Editor: Agus Himawan
Sudin Gulkarmat Jaktim
Pohon Bacang tumbang menimpa rumah warga dan satu unit motor di Jalan Kayu Ramin No 33 RT 06/01, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur pada Jumat (12/11/2021) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah Pohon Bcang yang berada di Jalan Kayu Ramin RT 06/01, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, tumbang, pada Jumat (12/11).

Akibat peristiwa itu patahan cabang Pohon Bacang itu menimpa rumah warga dan satu unit sepeda motor.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, menjelaskan, atas kejadian itu pihaknya mengerahkan enam personel untuk mengevakusi pohon tumbang itu.

“Pohon yang tumbang, Pohon Bacang. Menimpang rumah warga dan sebuah sepeda motor Honda Vario,” ungkap Gatot, Jumat (12/11/2021).

Lebih lanjut, kata Gatot, proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Gatot menuturkan, tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun diperkirakan kerugian mencapai Rp 7 juta.

Sementara, mengantisipasi pohon tumbang, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur telah melakukan sejumlah langkah. Salah satunya adalah melakukan penopingan pohon besar di seluruh wilayah Jakarta Timur.

Baca juga: Musim Angin Timur, Pohon Rawan Tumbang di Kepulauan Seribu Ditoping

Kepala Seksi Kehutanan dan Jalur Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Atang Setiawan, mengatakan, sejak bulan Januari hingga Oktober 2021, pihaknya telah menoping 32.377 pohon berbagai ukuran.

“Penebangan pohon itu dalam rangka untuk mengantisipasi pohon tumbang di musim hujan atau ketika ada angin kencang,” kata Atang.

Lebih lanjut, kata Atang, pemangkasan kepada sejumlah pohon besar dimaksudkan untuk meringankan beban pohon.

“Sebetulnya sih ada kalau dari teorinya, ketinggian pohon nggak boleh melebihi 10 meter,” sambung Atang.

Atang mengakui petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur kerap menerima permintaan warga yang menginginkan pohon di sekitar rumah atau lingkungan mereka ditebang, terutama pohon-pohon yang memiliki diameter yang lebar.

Atang pun menjelaskan, ada tiga kategori dalam pemangkasan pohon, yakni penebangan ringan, sedang, dan berat.

Baca juga: Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara Siagakan Puluhan Petugas Antisipasi Pohon Tumbang

“Ringan itu hanya ranting-ranting yang di bawahnya saja. Kalau sedang kan sampai ke atas. Sedangkan kalau berat sampai penggundulan di bagian atasnya, hanya menyisakan beberapa ranting saja,” tuturnya.

Menurut data penebangan pohon di wilayah Jakarta Timur, per tahun 2021, sejak bulan Januari hingga Oktober 2021, ada 32.377 pohon telah ditoping, baik dari kategori ringan, sedang, maupun berat.

Data 32.377 pohon yang ditoping itu terdiri atas 3.213 pohon di Kecamatan Cipayung, Disusul Kecamatan Pasar Rebo ada 2.827 pohon dan di Kecamatan Makasar ada 2.856 pohon.

Sementara, penebangan pohon dalam tiga bulan terakhir, terdiri atas 3.112 pohon pada Agustus 2021, 3.053 pohon pada September 2021, dan 2.529 pohon pada Oktober 2021.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved