Penipuan CPNS

Agar Jadi Tahanan Kota, Penyanyi Lawas Nia Daniaty Bersedia Menjadi Penjamin untuk Olivia Nathania

Anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan CPNS pada Kamis (11/11/2021).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Olivia Nathania anak Nia Daniaty resmi menjadi tahanan setelah diperiksa sebagai tersangka di Polda Metro Jaya, Kamis (11/11/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan CPNS pada Kamis (11/11/2021).

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Olivia pun langsung ditahan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

Namun, Nia berusaha membantu Olivia agar tidak ditahan di Mapolda Metro Jaya dengan bersedia menjadi penjamin bagi Olivia.

Kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya.

Baca juga: Meski Kurang Sehat Tapi Olivia Nathania Tetap Menjalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Penipuan CPNS

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Nia Daniaty Minta Olivia Nathania Melewati Proses Hukum

Baca juga: Diperiksa terkait Dugaan Tes CPNS Fiktif, Olivia Nathania Berharap Bisa Berdamai dengan Korban 

Surat penangguhan penahanan itu sudah dikirim sejak Kamis (11/11/2021).

Namun demikian, surat permohonan penangguhan penahanan itu belum mendapatkan balasan dari penyidik.

"Kami minta penahanan kota. Jadi, itu kan prosesnya di kepolisian. Ya, nanti penyidk yang tentukan itu," kata Susanti dihubungi Jumat (12/11/2021).

Susanti mengatakan, ibunda Olivia Nathania, Nia Daniaty, menjadi penjamin dari penangguhan penahanan itu.

BERITA VIDEO: Anak Nia Daniaty Olivia Nathania Penuhi Panggilan Polisi sebagai Saksi Kasus Penipuan

Nia menjamin bahwa anaknya tak akan melarikan diri dan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Susanti mengatakan penangguhan penahanan diajukan lantaran melihat kondisi psikis Oi.

Sampai saat ini kata Susanti, kliennya masih menjalani proses pengobatan di psikiater.

"Oi sampai saat ini masih minum obat penenang. Jadi kalau ditanya penyidik dia masih agak ngantuk-ngantuk begitu. Tapi masih normal dan nyambung," tutur Susanti.

Oleh karena itu, Susanti berharap penyidik mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Oi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved