Pengaturan Skor

Menpora Zainudin Amali Menilai Langkah PSSI Tepat Melaporkan Kasus Pengaturan Skor Liga 2 ke Polisi

Lima pemain Perserang mengaku bermain tidak sportif di beberapa pertandingan grup B Liga 2.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Dok: Kemenpora
Menpora Zainudin Amali saat menghadiri pembukaan Peparnas XVI 2021 Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (5/11/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lima pemain Perserang mengaku bermain tidak sportif di beberapa pertandingan grup B Liga 2.

Kelima pemain tersebut pun kini sudah dipecaT oleh manajemen Perserang dan diberikan sanksi oleh Komite Disiplin PSSI.

Tak puas sampai di situ, kini PSSI masih memburu Mr X yang menelepon salah satu pemain Perserang yang menyuruhnya agar melakukan pengaturan skor.

Namun, Mr X yang saat itu menghubungi dengan private number sulit ditemukan oleh PSSI.

Baca juga: Resmi Diperkenalkan, Serpong City FC Usung Target Juara Liga 3 dan Tampil di Liga 2 2022\

Baca juga: Ketum PSSI Mochamad Iriawan Minta Timnas Kalahkan Afghanistan dan Myanmar di Turki

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Sosialisasikan Desain Besar Olahraga Nasional di Makassar

Oleh karena itu, PSSI melaporkan kepada pihak Kepolisian dan berharap pihak kepolisian bisa melacak dan menemukan orang tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali turut menanggapi praktik pengaturan skor itu.

Zainudin yang ingin sepak bola Indonesia bersih dari praktik haram itu pun sangat mendukung upaya PSSI yang serius memberantas pengaturan skor dengan melanjutkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Ya, pertama saya apresiasi langkah-langkah yang diambil oleh PSSI, karena begitu dapat informasi dari masyarakat. Mereka merapatkan itu dan melaporkan ke pihak kepolisian, saya kira itu langkah yang benar dan tepat,” kata Zainudin di tengah kesibukannya memantau jalannya Peparnas XVI di Jayapura.

BERITA VIDEO: Menpora Amali: Kapolri Sudah Lihat Langsung Penerapan Protokol Kesehatan di Piala Menpora 2021

“Sebab kalau kepolisian yang turun tangan kemudian mereka kan melihat sejauh mana, itu berarti akan dilakukan secara objektif, jadi tidak ada lagi praduga bahwa PSSI menutup-nutupi dan membuat seolah-olah tidak ada,” ujar Zainudin.

Zainudin meyakini PSSI juga ingin sepakbola yang baru kembali di tahun ini bisa berjalan dengan bersih.

Menpora tak ingin kepercayaan dari suporter kepada sepakbola Indonesia kembali menurun bila persoalan ini tak diberantas hingga ke akar-akarnya.

“Saya koordinasi dengan teman-teman PSSI dan mereka serius menangani ini karena sekarang ini sejak turnamen pramusim kemudian dimulainya Liga 1, Liga 2 kan kepercayaan publik terhadap sepakbola kita mulai naik lagi. Nah jangan sampai kepercayaan yang mulai tumbuh ini dia bisa menurun lagi karena ulah satu, dua orang,” papar Zainudin.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved