Korban Perampasan Modus Ban Kempes di KFC PIK Ternyata Karyawati PT Agung Intiland
Peristiwa tersebut terjadi di halaman Foodhall PIK, persisnya di depan rumah makan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC), Rabu (10/11/2021).
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Korban perampasan modus ban kempes di KFC PIK ternyata karyawati PT Agung Intiland.
Peristiwa tersebut terjadi di halaman Foodhall PIK, persisnya di depan rumah makan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC), Rabu (10/11/2021).
Berdasarkan sumber yang dihimpun awak media, GR adalah karyawati PT Agung Intiland.
PT Agung Intiland adalah perusahaan properti atau pengembang Kawasan Industri dan Pergudangan Laksana Business Park di Pakuhaji Tangerang.
Baca juga: Biadab, Mayat Bayi Mengapung di Kali Bekasi, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Mobil yang digunakan korban pun tampak kaca bertuliskan Kawasan Industri dan Pergudangan Laksana Business Park di kaca belakangnya.
Bahkan kendaraan inova warna hitam korban perampasan bernomor polisi B 818 AIG. AIG adalah kepanjangan dari Agung Intiland Grup.
Manajemen Agung Intiland yang memiliki kantor marketing di kawasan PIK, ketika dikonfirmasi enggan memberikan keterangan.
Sementara itu, sebelumnya, Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Rinaldo Aser membeber kronologi kejadian tersebut.
Baca juga: PLN UID Jakarta Raya Tinggikan Ratusan Gardu Distribusi Listrik di Wilayah Rawan Banjir
Menurutnya, peristiwa perampokan itu menggunakan modus penggembosan ban mobil yang ditunggangi GR.
“Mulanya GR keluar dari bank yang tak jauh dari lokasi usai dirinya mengambil uang. Pulang dari bank, ban mobil gembos," kata Aser kepada wartawan, kemarin.
Kemudian sopir segera mengganti ban mobilnya. Pada saat itulah pelaku yang diduga berjumlah dua orang berhasil menggasak uang yang dibawa korban sekitar Rp 400 juta.
GR sendiri telah menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi. "Masih lidik," tandasnya.
Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya ikut turun untuk mengungkap perampokan di PIK.
"Kami satuan atas reskrim pasti akan membantu kewilayahan untuk pengungkapan," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian.
Baca juga: PLN UID Jakarta Raya Tinggikan Ratusan Gardu Distribusi Listrik di Wilayah Rawan Banjir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mobil-korban-perampasan-modus-ban-kempes-di-kfc-pik.jpg)