Berita Kabupaten Bogor

Wakil Bupati Bogor Imbau Warga Waspadai Angin Puting Beliung Akhir Tahun hingga Awal 2022 Mendatang

Wakil Bupati Bogor Imbau Warga Waspadai Angin Puting Beliung Akhir Tahun hingga Awal 2022 Mendatang. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan razia ke sejumlah toko obat di wilayah ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Badan Meterologi,  Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatan warga Kabupaten Bogor untuk selalu waspada memasuki musim hujan saat ini.

BMKG memperkirakan angin puting beliung dan hujan lebat akan sering terjadi di Kabupaten Bogor hingga awal 2022 mendatang.

Menaggapi peringatan BMKG ini, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat Kabupaten Bogor untuk siaga bencana alam.

"Saya meminta BPBD dan Damkar  Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kordinasi dengan TNI serta Polri dalam penanganan bencana," kata Iwan, usai peringatan Hari Pahlawan di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan Ingatkan Jasa Pahlawan Kesehatan

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan penanganan bencana harus dimulai dari mitigasi resiko agar meminimalisasi dampak bencana.

"Sosialisasi mitigasi bencana alam dapat dilakukan melalui sosial media agar masyarakat bisa mengantisipasi resiko bencana alam di wilayahnya," ujarnya.

Sesuai topografi Kabupaten Bogor yang banyak bukit dan pegunungan, lanjut Iwan, resiko bencana alam di Kabupaten Bogor cukup beragam, mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung.

Baca juga: Prakiraan cuaca Depok hari ini, Pagi Berawan, Hujan Ringan Siang Hingga Sore Hari

"Potensi bencana angin puting beliung itu ada di 40 kecamatan, lalu banjir bandang dan tanah longsor bisa terjadi di 25 kecamatan," ujarnya.

Untuk penanganan potensi bencana tanah longsor, tahun ini Pemkab Bogor telah membangun tanggul penahan tanah atau turap di beberapa lokasi.

"Kami sudah membangunkan tanggul penahan tanah (TPT) di beberapa lokasi rawan tanah longsor," papar Iwan.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan mengatakan pihaknya selalu berkordinasi dengan TNI dan Polri.

Baca juga: Kondisi Tinggi Muka Air di Titik Pemantauan Pagi Ini, Bendung Katulampa dan Manggarai Siaga 4

"Kami selalu melibatkan TNI-Polri untuk pelatihan kemampuan personil dan penanganan bencana alam," papar Yani.

BPBD Kabupaten Bogor melibatkan TNI untuk membina atau memberikan pelatihan aneka rescue atau penyelamatan kepada tim reaksi cepat (TRC).

Secangkan dalam penanganan  bencana alam di Kabupaten Bogor, BPBD selalu bersama-sama Polisi.

"BPBD juga sudah membentuk relawan desa tanggap bencana di ratusan desa yang ada di Kabupaten Bogor," pungkas Yani.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved