Hari Pahlawan, Wali Kota Ini Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Saat Melawan Kemiskinan

Benyamin Davnie mengaku peringatan ini membuat dirinya mengenang kisah sang ayah yang juga sebagai pejuang dari Kemerdekaan Republik Indonesia

Penulis: Rizki Amana | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Rizki Amana
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan usai menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional di Balai Kota Tangsel, Ciputat pada Rabu, 10 November 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada tanggal 10 November setiap tahunnya.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengaku momentum peringatan ini membuat dirinya mengenang kisah sang ayah yang juga sebagai pejuang dari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

"Saya terharu saja peringatan Hari Pahlawan, ya bagaimanapun mengenang jasa pahlawan. Jujur saja, saya mengenang perjuangan bapak saya gitu. Bagaimana dia berperang melawan penjajah Belanda, Jepang dan seterusnya," katanya saat ditemui di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, ia mengatakan makna dalam memperingati Hari Pahlawan pada tahun ini tak lepas dari kebangkitan masyarakat di tengah terjangan badai pandemi covid-19 yang telah melanda selama dua tahun lamanya. 

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Menag: Narasi yang Dapat Mengancam Keutuhan Negeri Harus Kita Lawan

Baca juga: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Desa Terpencil

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Sejumlah Nakes dan Pegawai PD Pasar Jaya Gunakan Seragam Pahlawan

Menurutnya jiwa pahlawan diperlukan bagi setiap individu tat kala pandemi covid-19 yang tak urung usai dari tanah air. 

"Kita harus menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi keluarga kita, menjadi pahlawan bagi lingkungan kita dalam hal mematuhi protokol kesehatan dan menyelasaikan vaksin dengan mengajak warga masyarakat lain yang belum divaksin. Itu sikap pahlawan," ungkapnya. 

Selain itu di tengah kondisi tren penurunan kasus Covid-19, pihaknya juga meminta masyarakat untuk bergerak kembali dalam pemulihan ekonomi. 

Baca juga: Hari Pahlawan, Ini Pertempuran Berkesan Bagi Nur Hasan, Pejuang Veteran Berusia Hampir Seabad

Ditambah, kondisi pandemi Covid-19 yang mengganas kemarin sempat mematikan roda perekonomian masyarakat dan berimbas terhadap peningkatan angka kemiskinan. 

Karenanya ia meminta setiap individu untuk dapat menjadikan momentum ini sebagai kebangkitan di tengah mulai bergeraknya roda perekonomian di masyarakat. 

"Ya jadi musuh kita saat ini yang diidentifikasi oleh Ibu Menteri Sosial adalah kemiskinan dan kebodohan. Nah ini memerlukan perjuangan dari semua komponen anak bangsa terutama tadi disebutkan bonus demografi terutama anak-anak mudanya itu bisa menjadi leading, menjadi pemimpin dalam berjuang melawan kemiskinan dan kebodohan. Apalagi setelah  pandemi ini memang itu nyata kita hadapi di manapun," pungkasnya. (m23) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved