Hari Pahlawan

Berdarah Pejuang, AHY Ungkap Kisah Perjalanan Hidup Kakeknya pada Masa Kemerdekaan

Berdarah Pejuang, AHY Ungkap Kisah Perjalanan Hidup Kakeknya, Santri yang Jadi Pejuang pada Masa Kemerdekaan . Berikut Kisahnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
instagram @agusyudhoyono
Pembantu Letnan Satu (Peltu) Purnawirawan HR Soekotjo dan Jenderal Sarwo Edhie Wibowo. Keduanya Kakek Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari Pahlawan yang diperingati bangsa Indonesia setiap tanggal 10 November menjadi hari spesial bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bukan tanpa sebab, kakeknya, yakni Almarhum Pembantu Letnan Satu (Peltu) Purnawirawan HR Soekotjo menjadi salah satu pejuang kemerdekaan yang mengabdikan diri hingga akhir hayatnya.

Kisah ayah dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu diceritakan AHY kembali lewat status instagramnya @agusyudhoyono; pada Rabu (10/11/2021).

Dalam postingannya, AHY mengungkapkan kakeknya itu merupakan seorang santri yang lahir dari keturunan Pondok Pesantren Gontor.

Sejak kecil, almarhum HR Soekotjo belajar di Taman Siswa.

Almarhum pun diungkapkan AHY pernah belajar sebagai santri saat remaja.

Namun, pendidikannya tidak selesai.

Baca juga: Hari Pahlawan, Ketua KPK : Jadilah Pahlawan Zaman Now-Lawan Korupsi

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Presiden Jadi Inspektur Upacara Ziarah di TMPNU Kalibata

Almarhum HR Soekotjo meninggalkan bangku sekolah karena harus memenuhi panggilan ibu pertiwi untuk masuk angkatan perang melawan penjajah.

"Ini kakek saya Alm. Peltu (Purn.) H.R. Soekotjo, ayahanda Pak SBY. Beliau adalah seorang pejuang kemerdekaan," tulis AHY pada Rabu (10/11/2021).

Bertugas di Pacitan, Jawa Timur, Ayahanda SBY dipercayakan menjabat sebagai anggota TNI berpangkat pembantu letnan satu dengan jabatan Komandan Komando Rayon Militer (Danramil).

Masyarakat Pacitan katanya mengenalnya sebagai prajurit yang teguh pendirian, cerdas serta selalu tenang dalam menghadapi berbagai masalah.

Atas hal tersebut, Almarhum HR Soekotjo diberikan kepercayaan untuk menjabat danramil sampai empat kali, hingga pensiun pada tahun 1971.

Baca juga: Hormati Pengorbanan Para Pejuang di Hari Pahlawan, Kelompok Seniman Maharya Garap Lagu Jas Merah

Baca juga: Hari Pahlawan, Wali Kota Ini Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Saat Melawan Kemiskinan

Dalam dinas ketentaraan, Almarhum HR Soekotjo disebutkannya menerima sejumlah penghargaan dan tanda jasa.

Antara lain medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia, Peristiwa Aksi Militer Satu dan Dua.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved