Rabu, 6 Mei 2026

Puluhan RT di Ibu Kota Terendam, Legislator Sayangkan Program Normalisasi Sungai Mandek

menagih keseriusan Gubernur Anies dalam menyelesaikan penanganan banjir di Ibu Kota dengan berfokus pada penanganan banjir yang efektif.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
warta kota/miftahulmunir
Perumahan di Jalan H Briti, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, terendam banjir akibat hujan lebat, Minggu (7/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tercatat ada 91 RT di Ibu Kota terendam akibat luapan Sungai Cililwung. Meliht kondisi itu Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI August Hamonangan menyayangkan belum ada kemajuan dalam hal penanganan banjir selama empat tahun Gubernur Anies Baswedan menjabat.

“Sekali lagi kita diperlihatkan bahwa di bawah kepemimpinan Pak Anies tidak ada kemajuan dalam penanganan banjir. Program-program prioritas untuk menghindari banjir banyak yang belum diselesaikan,” kata August berdasarkan keterangannya pada Selasa (9/11/2021).

August berpendapat bahwa tidak rampungnya pekerjaan penanggulangan banjir menyebabkan Anies baru akan mengejar program-program tersebut dalam satu tahun sisa masa jabatan seperti yang tertuang pada Instruksi Gubernur Nomor 49 tahun 2021.

Menurut dia, seharusnya Anies sudah dari lama bergerak cepat mengatasi hal tersebut, sejak dia dilantik. Contohnya, mempercepat pengadaan tanah untuk normalisasi dan naturalisasi, mempercepat pembangunan waduk, polder, dan drainase.

“Sayangnya, program normalisasi dan pembenahan 13 sungai besar Jakarta ternyata mandek dari 2018 dan semua baru dikejar di sisa satu tahun masa jabatan,” jelas August.

Karena itu, dia menagih keseriusan Gubernur Anies dalam menyelesaikan penanganan banjir di Ibu Kota dengan berfokus pada penanganan banjir yang efektif.

Baca juga: Banjir Rob Terjang Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jajang Terpaksa Antre untuk Bongkar Muat

Di sisa satu tahun masa jabatan Anies, permasalahan banjir di Ibu Kota harus menjadi isu prioritas.

“Masa dalam empat tahun tidak ada kemajuan sama sekali dalam penanganan banjir. Kami minta Pak Anies jangan berfokus pada program gimmick-gimmick saja untuk berswafoto, tapi harus mengeksekusi juga pada program penanganan banjir yang efektif,” pungkas August.

Seperti diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, penanganan banjir di Ibu Kota membutuhkan dana besar.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tidak lepas dan tetap mengalokasikan duit untuk penanganan banjir.

“Sejauh ini memang kami kan masih ada keterbatasan terkait pendanaan. Justru dengan segala keterbatasan, kami perlu terus berkolaborasi dengan semua pihak, dengan swasta dan masyarakat untuk mencegah, mengatasi dan mengendalikan banjir di Jakarta,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Kamis (4/11/2021) malam.

Ariza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya ancaman banjir. Mulai dari program gerebek lumpur di saluran besar hingga kecil, pembangunan kolam drainse vertikal, pembuatan waduk dan kolam retensi di wilayah selatan Jakarta dan sebagainya.

“Pemprov itu tidak hanya antisipasi, sudah ada perencanaan, program terkait pencegahan, penanganan dan pengendalian banjir sampai nanti pengungsian, semua kami siapkan. Jadi, poskonya, logistiknya, petugasnya, itu disiapkan karena sudah ada surat edarannya, dan semuanya sudah siap,” jelas Ariza.

Baca juga: Ada Pasukan Pelangi di Jakpus Untuk Antisipasi Banjir dan Genangan

Walau sudah melakukan berbagai persiapan, Ariza menyebut persoalan cuaca ekstrem merupakan di luar kendali manusia. Hal ini diperkuat dengan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa curah hujan semakin tinggi, bahkan sampai Januari 2022 mendatang.

“Kami dari pemprov bersama Forkopimda denngan lembaga vertikal maupun horizontal akan bekerja sama, termasuk dukungan dari organisasi, LSM. Termasuk pengamat kami mintai pendapatnya untuk sama-sama bisa mencegah dan mengatasi masalah potensi banjir yang ada di Jakarta,” ujarnya.

“Tetapi alhamdulilah sebagaimana teman-teman lihat, dari tahun ke tahun, ini kan semakin baik, semakin berkurang, genangan berkurang, banjir juga makin berkurang, dan ini berkat kerja sama semua, terutama masyarakat Jakarta,” lanjutnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved