Pemkab Bogor Terus Perjuangkan Guru Honorer Jadi Pegawai P3K

Pemkab Bogor tengah memperjuangkan agar status guru honorer dapat ditingkatkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Hironimus Rama
Sekretaris Daerah Burhanudin dalam Musyawarah Daerah Perkumpulan Guru Honorer Kabupaten Bogor tahun 2021 di Mega Hotel & Resort, Cipayung Megamendung Kabupaten Bogor, Sabtu (6/10/2021).   

WARTAKOTALIVE.COM, MEGAMENDUNG - Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi guru honorer se-Kabupaten Bogor atas layanan pendidikan yang merata dan berkualitas di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Burhanudin dalam Musyawarah Daerah Perkumpulan Guru Honorer Kabupaten Bogor tahun 2021 di Mega Hotel & Resort, Cipayung Megamendung Kabupaten Bogor, Sabtu (6/10/2021).

"Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa pada dunia pendidikan di Indonesia. Di tengah pandemi dan akselerasi transformasi digital, stakeholder pendidikan harus mengajar dengan cara baru seperti hybrid dan e-learning," kata Burhanudin.

Baca juga: Gagal Tes PPPK, Guru Honorer Penderita Stroke di Karawang Tak Putus Asa, Suami: Imas akan Coba Lagi

Perubahan pola belajar dan mengajar ini, lanjut dia, menjadi tantangan tersendiri bagi peserta pendidik maupun para pendidik sehingga guru dituntut untuk terus berupaya menciptakan pembelajaran yang efektif.

"Meskipun dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), guru harus memastikan pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik," paparnya.

Kabupaten Bogor memiliki 1.844 sekolah jenjang SD dengan 522.312 peserta didik dan 718 jenjang SMP sebanyak 208.164 peserta didik yang tersebar di 40 kecamatan.

Baca juga: Guru Honorer Edarkan Narkoba di Bogor, Diciduk Polisi

"Kami menyadari tantangan yang dihadapi dunia pendidikan ini sangat berat, terutama untuk guru, padahal maju mundurnya bangsa ditentukan oleh guru," terang Burhanudin.

Sekda Kabupaten Bogor mengungkapkan apresiasi, terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada guru honorer se-Kabupaten Bogor  yang telah berkontribusi berupaya memberikan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas di Kabupaten Bogor.

"Bentuk apresiasi kami terhadap guru honorer, kami tengah memperjuangkan proses penetapan guru honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)," tuturnya.

Saat ini ada 10.082 orang guru honorer yang telah lulus P3K, tahun 2019 sebanyak 1.112 dan tahun 2021 sebanyak 1.319 yang lulus P3K.

Baca juga: Nadiem Makarim Ingatkan Guru Honorer yang Tak Lolos Masih Bisa Ikut Seleksi Kompetensi ASN-PPPK 2021

"Dengan program Pancakarsa khususnya Karsa Bogor Cerdas, kami itu konsisten, pokoknya setiap tahun P3K itu harus ada. dan mungkin di Jabar program P3K kita paling tinggi," imbuhnya.

Pemkab Bogor juga telah memberikan insentif bagi 8.440 tenaga pendidik dan 1.305 guru honorer jenjang PAUD, SD dan SMP, serta berbagai program lainnya dalam Karsa Bogor Cerdas.

"Semoga Musda ke-2 ini dapat merumuskan program kegiatan yang bermutu bagi kemajuan organisasi selanjutnya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved