Breaking News:

Aksi OPM

Kontak Tembak di Distrik Sugapa, Satu Anggota KKB Papua Tewas, Dua Aparat Kena Pantulan Peluru

Pada pukul 11.27 WIT, kata Kamal, terdengar bunyi letusan senjata api laras pendek sebanyak satu kali dari arah Tower Telkomsel Bilogai.

Editor: Yaspen Martinus
Facebook/TNPNB
Ilustrasi KKB Papua. Aparat gabungan TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (5/11/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Aparat gabungan TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (5/11/2021).

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, satu anggota KKB Papua dinyatakan meninggal dunia akibat kontak tembak tersebut.

Ia pun menjelaskan kronologi kontak tembak tersebut.

Baca juga: Bisa Jadi Fitnah, Komisi I DPR Tak Mau Tanyakan Dugaan Pelanggaran HAM kepada Andika Perkasa

"Pada hari dan tanggal tersebut pukul 08.38 WIT, personel gabungan melakukan pemantauan di ketinggian."

"Dan melihat 10 orang memegang senpi laras panjang dari arah semak pepohonan sekitar Dusun Biulagi ke sekitar Kali Wabu," kata Kamal saat dikonfirmasi, Sabtu (6/11/2021).

Sejam setelahnya atau pukul 09.55 WIT, personel gabungan TNI-Polri melihat 10 orang yang memegang senjata api laras panjang di sekitar Kali Wabu tersebut, ditemui seseorang yang diduga memberikan dorongan logistik.

Baca juga: Luncurkan Buku Jokowi and The New Indonesia, Wadirut PLN Darmawan Prasodjo Beberkan Arah Baru RI

Pada pukul 11.27 WIT, kata Kamal, terdengar bunyi letusan senjata api laras pendek sebanyak satu kali dari arah Tower Telkomsel Bilogai.

Sejam setelahnya, personel gabungan melihat kembali pergerakan sekelompok orang membawa 2 pucuk senjata api laras panjang, serta dikelilingi sekitar 20 orang di sekitar Dusun Bilulagi.

"Pukul 15.12 WIT, terlihat 1 orang KKB membawa senjata api laras panjang masuk dari arah bawah ke sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai."

Baca juga: Deklarasikan Dukungan, SIGAP: Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 Harga Mati

"Namun tidak dapat dilakukan tindakan oleh Pos 521, karena terdapat Mama mama di sekitar klinik," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved