Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Tiga Tempat Isolasi Terpusat Disiagakan di Kabupaten Bekasi, Ada Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19?

Tiga tempat di Kabupaten Bekasi ini disiagakan langsung pihak Komite Kebijakan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Foto ilustrasi: Tiga tempat isolasi terpusat (isoter) di Kabupaten Bekasi disiagakan dalam rangka mengantisipasi munculnya gelombang ketiga Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Sebanyak tiga tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan.

Tiga tempat di Kabupaten Bekasi ini disiagakan langsung oleh pihak Komite Kebijakan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Adanya tiga tempat isoter di Kabupaten Bekasi ini dibenarkan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan.

Kombes Hendra Gunawan menjelaskan, tiga isoter di Kabupaten Bekasi disiagakan dalam rangka mengantisipasi munculnya gelombang ketiga Covid-19.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 5 November 2021: 518 Orang Positif, 648 Pasien Sembuh,19 Meninggal

Baca juga: Covid-19 di DKI Semakin Terkendali, Transjakarta Perpanjang Jam Operasional hingga Pukul 24.00 WIB

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 5 November 2021: Dosis Pertama 124.087.808, Suntikan Kedua 78.040.069

Diprediksi Kombes Hendra Gunawan, gelombang ketiga Covid-19 ini terjadi pada akhir Desember 2021 hingga awal Januari 2022.

"Isoter masih kami pergunakan, ada tiga hotel yang disigakan untuk merawat pasien dengan kasus aktif," katanya yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Kebijakan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jumat (5/11/2021).

Ada pun tiga hotel yang masih disiagakan yakni Ibis Budget, Ibis Style dan Citra Inn.

Sedangkan perumahan mewah Beverly Hills di Jababeka yang tadinya menjadi tempat isolasi terpusat bagi pekerja, tidak dipergunakan lagi.

"Ada Ibis Budget, Ibis Style dan Citra Inn. Kalau Beverly Hills sudah enggak digunakan lagi," ucapnya.

Mayoritas pasien Covid-19 saat ini lebih memilih untuk menjalani isolasi mandiri sehingga pasien di isoter hanya tinggal segelintir orang saja.

Meski begitu, ia tidak ingin masyarakat lengah dan meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas di luar rumah.

"Pasien di isoter hanya tinggal 3 orang saja. Saya harap masyarakat tetap jaga prokes karena terjadi peningkatan aktivitas seiring diturunkannya status PPKM menjadi level 1," kata Hendra.

Berita Selengkapnya di TribunBekasi.com

(Tribunbekasi.com/ABS)

Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved