Pencuri HP

Warga Cengkareng Nekat Menyuri HP dan Uang Rp 1,7 Juta di Counter untuk Membayar Utang Judi Online  

Sebuah counter handphone di Cengkareng, Jakarta Barat, jadi sasaran pencurian yang dilakukan seorang pembeli pulsa berinisial J.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Riki, pemilik counter handphone di Cengkareng, Jakarta Barat, jadi sasaran pencurian yang dilakukan seorang pembeli pulsa berinisial J. 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Sebuah counter handphone di Cengkareng, Jakarta Barat, jadi sasaran pencurian yang dilakukan seorang pembeli pulsa berinisial J.

Counter handphone itu terletak di Jalan Nurul Amal RT14/07, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Sedangkan, handphone yang dicuri J adalah handphone merek Samsung J2 dan uang sebesar Rp, 1,7 juta.

Aksi pencurian itu terekam CCTV saat pelaku memanjat etalase counter handphone pada Rabu (3/11/2021).

Riki selaku pemilik counter handphone menceritakan bahwa ketika itu ia sedang salat Dzuhur dan pelaku datang untuk membeli pulsa.

Baca juga: Emak-emak di Cikarang Barat Terekam CCTV Curi HP Milik Kasir Toko Kue, Tinggalkan Tas Isi Sampah

Baca juga: Bawa Anak Istri, Pemotor di Bekasi Nekat Curi HP di Dashboard Motor

Baca juga: Pura-pura Ingin Pijat, Wanita Berkerudung dan Pakai Masker Curi HP dan Dompet di Taman Tunanetra

Melihat Riki sedang salat, pelaku memanjat etalase dan masuk ke dalam untuk mengambil uang dan HP.

"Pas saya mau beli pulsa, tiba-tiba HP saya hilang. Tetapi, saya belum sadar kalau uang juga ikut hilang," kata Riki pada Kamis (4/11/2021).

Riki langsung mengecek CCTV yang ada di sekitar lokasi dan melihat ada seorang pelanggannya masuk ke dalam dengan cara memanjat.

Kemudian, dia melapor ke ketua RT dan warga sekitar guna mengetahui alamat rumah pelaku.

Karena ia mengenali wajah pelaku tapi tidak tahu J ini tinggal di daerah mana.

"Pas habis Magrib kemarin itu dapat alamatnya dan saya datangin ke rumahnya," ujar Riki.

Di rumah, pelaku sudah tidak ada dan Riki bertemu dengan keluarganya bahwa J sudah mencuri HP dan uang.

Namun, ketika dihubungi keluarganya, J mengakui semua perbuatannya.

J mengaku mengambil uang Rp, 1,5 juta dan ini ada selisih uang sekira Rp 200.000.

"Mungkin dia ngitungnya salah, terus HP-nya sudah dijual, rencananya tanggal 20 November dia mau kembaliin uangnya," jelasnya.

Dari keterangan keluarga, J sudah menjual HP milik Riki ke seorang penadah untuk membayar hutang judi online.

Ia sudah melaporkan kejadian yang viral itu ke Polsek Cengkareng untuk dilakukan proses hukum jika pelaku tidak mengembalikan uang serta hpnya.

"Ya sudah mediasi kemarin, saya tinggal tunggu pengembalian uang saja, kalau hp enggak tahu gimana," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved