Banjir Jakarta

Kebon Pala Terendam Banjir 3 Hari, DPRD DKI: Gubernur Anies Harus Tepati Janji

William menyampaikan kritiknya bahwa banjir ini terjadi akibat belum selesainya program pembangunan sodetan

Wartakotalive/Junianto Hamonangan
Banjir setinggi 1 meter menggenangi perumahan warga di Kebon Pala, Jatinegara, Jumat (5/2/2021) pukul 03.00 WIB 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- William Sarana, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI menyoroti keseriusan Anies Baswedan memenuhi janjinya dalam penanganan banjir lantaran selama 3 hari warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur menghadapi banjir yang tidak kunjung surut.

"Banjir ini seharusnya dapat diantisipasi, karena sudah terjadi dari tahun ke tahun dengan penyebab sama," ucap William pada keterangan tertulisnya, Rabu (03/11/21).

Lanjutnya, William menyampaikan kritiknya bahwa banjir ini terjadi akibat belum selesainya program pembangunan sodetan serta terhentinya pengadaan tanah yang kemudian akan digunakan dalam program naturalisasi dan normalisasi Sungai Ciliwung.

"Kami terus menagih janji dan keseriusan Gubernur Anies untuk menjalankan program penanganan banjir dari pembangunan sodetan hingga naturalisasi, yang termaktub dalam Instruksi Gubernur No. 49 Tahun 2021 yang seharusnya dilakukan sejak Oktober 2021," ucapnya.

Baca juga: Rumah Panggung di Kebon Pala Kurangi Dampak Banjir, Dulu Seleher Sekarang Sebetis

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kecamatan Tanah Abang Siagakan Pompa Air Keliling di Jalan Abdul Jalil

"Seharusnya dari Oktober sudah dilakukan ternyata sekarang pengadaan tanah dan pembangunan sodetan masih terhambat sengketa lahan sampai makelar tanah, bahkan belum lagi Pemprov DKI Jakarta di akhir 2020 dapat complain dari Kementerian PUPR karena baru membebaskan lahan 16 hektar dari 40,67 hektar, jadi normalisasi belum bisa berjalan. Artinya, sudah satu tahun lebih Gubernur Anies terjegal masalah-masalah yang sama," ujarnya.

Dirinya meminta Anies harus serius menangani banjir khususnya disisa satu tahun terakhir jabatanya.

"Ini adalah musim hujan terakhir Anies, harusnya setelah 4 tahun menjabat, daerah rawan banjir seperti Kebon Pala ini dapat surut dengan lebih cepat. Kebon Pala banjir November 2017 lalu, masa banjir lagi sekarang. Jangan sampai masyarakat yang sudah menderita akibat pandemi terkena banjir yang seharusnya bisa diantisipasi," jelasnya.

"Kami meminta program-program penanganan banjir di hulu seperti normalisasi segera diselesaikan, dan program di hilir seperti sodetan diselesaikan pula," tutupnya.(m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved