Breaking News:

Berita Video

VIDEO Belajar Buat Perahu Kayu Otodidak, Dori Kini Bisa Jual Hingga Belasan Juta Rupiah

Biasanya, satu perahu ia jual seharga Rp 5-6 juta. Ada pula seharga 10 atau 12 jutaan, tergantung dari pesanan pembeli. 

WARTAKOTALIVE.COM, KOTA TANGERANG- Sebuah inspirasi hadir salah satu pemilik usaha cacing sutra di kampung cacing, Kec. Karawaci, Kota Tangerang.

Namanya adalah dori, pria asal Lampung kelahiran tahun 1968.

Selain memiliki usaha cacing sutra, Dori punya usaha sampingan lainnya yakni membuat perahu kayu, yang dapat digunakan menyusuri sungai cisadane.

Sebuah perahu kayu, lengkap dengan mesin pendorongnya mampu ia buat dalam tempo waktu dua hingga tiga hari.

Bahan-bahannya pun tergolong mudah ditemukan.

"Pertama bahannya itu papan. Kalau full itu butuh papan 18 lembar. Itu perahu ukuran panjang enam meter, lebar 90 cm. Papannya bisa dari kayu meranti dan mahoni. Kalau kayu kamper harganya lebih mahal. Kemudian kayu kato. Kalau yang utuh delapan biji, ukuran 5x7. Untuk kepalanya 8x12. Bahan lainnya, paku 4 Kg, ukuran 7 cm dan 5 cm," ujarnya kepada Warta Kota, Kamis (28/10/2021) kemarin.

Usai bahan-bahan lengkap, hal pertama yang dibuat adalah membuat kepala perahu baik depan dan belakang, lalu mengukur panjang dan lebar perahu.

Selesai kepala perahu dibuat, maka balok kayu (kayu kato) pun dipasang untuk membuat rangka perahu

Setelah tersusun maka sisa memasang papan.

"Kalau sudah selesai dipasang, nanti didempul pakai dempul kayu untuk menutupi lubang yang tersisa baik dari luar maupun dari dalam perahu. Sisanya menunggu proses pengecatan selama empat jam, lalu pemasangan mesin, sepertu pipa, mesin, baling-baling atau stirnya," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved