KKB Papua

Diduga Terlibat Penjualan Amunisi kepada KKB Papua, Dua Oknum Polisi Sudah Ditahan di Polda Papua

Dua oknum polisi ditahan Satgas Nemangkawi, karena diduga terlibat penjualan amunisi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Editor: Sigit Nugroho
Facebook TPNPB via Tribunjogja.com
Ilustrasi KKB Papua 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dua oknum polisi ditahan Satgas Nemangkawi, karena diduga terlibat penjualan amunisi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Demikian dikatakan oleh Kasatgas Gakum Nemangkawi, Kombes Faisal Ramadhani.

"Sudah ditahan dari kemarin," kata Faisal Ramadhani saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

Meski begitu, Faisal tak menjelaskan lebih lanjut apakah keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka atau belum.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Ciduk Terduga Penjual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua, Sudah Transaksi Rp 1,3 M

Baca juga: Satgas Nemangkawi: TNI-Polri Tak Pernah Libatkan Masyarakat Jadi Mata-mata Atau Informan

Baca juga: OKNUM Polisi Jual Amunisi ke KKB Papua, Kompolnas: Pengkhianat, Bisa Dijatuhi Hukuman Mati

Dia hanya menyebut keduanya ditahan dalam rangka pemeriksaan di Polda Papua.

"Ditahan di Polda," ucap Faisal Ramadhani.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Nemangkawi menangkap dua oknum polisi yang bertugas di Nabire atas dugaan transaksi atau penjualan amunisi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pada 27 Oktober 2021.

Saat dikonfirmasi, Faisal Ramadhani membenarkan adanya informasi itu.

Kedua oknum anggota polisi itu telah diamankan di wilayah Kabupaten Nabire.

"Iya lagi pemeriksaan. Lagi dilakukan pemeriksaan," kata Faisal saat dikonfirmasi pada 29 Oktober 2021.

Faisal menjelaskan kedua oknum anggota Polri yang ditangkap itu adalah JPO dan AS.

Namun demikian, pihaknya masih belum menjelaskan lebih lanjut status kedua anggota Polri tersebut.

Ia menuturkan keduanya kini masih tengah dalam proses pemeriksaan intensif di Polres Nabire. 

"Sementara lagi pemeriksaan. Belum digelar perkara," tukasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Polri juga menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya, uang, ponsel, KTP hingga amunisi yang diduga akan dijual kepada KKB Papua.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved