PPKM

RESMI Dihapus Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru 2022, Johnny G Plate Imbau Masyarakat Tak Pulkam

Pemerintah telah memangkas cuti bersama 24 Desember 2021 yang tertuang dalam SKB Tiga Menteri soal Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.

Warta Kota/panji baskhara ramadhan
Pemerintah memastikan kebijakan penghapusan cuti bersama pada akhir tahun diambil untuk melindungi masyarakat dan menghindari gelombang ketiga Covid-19 yang berpotensi terjadi pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2022. Foto dok: Antusiasme masyarakat menikmati hari libur sekolah dan cuti bersama, terlihat di Monumen Nasional (Monas), Gambir Jakarta Pusat, Jumat (26/12). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tren kasus Covid-19 di Indonesia terus membaik, bahkan beberapa daerah telah mendapat penurunan level, dari PPKM level 3 ke PPKM level 2.

Hanya saja Pemerintah Indonesia tidak ingin kecolongan lagi seperti liburan Lebaran beberapa bulan lalu, yang menyebabnya gelombang ke-2 Covid-19 meledak di pertengahan bulan Juli 2021.

Untuk itu, Pemerintah memastikan kebijakan penghapusan cuti bersama pada akhir tahun diambil untuk melindungi masyarakat dan menghindari gelombang ketiga Covid-19 yang berpotensi terjadi pada libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Pandemi Covid-19 belum hilang. Untuk itu, pemerintah mengambil langkah dan kebijakan ini agar potensi peningkatan mobilitas dan aktivitas menjelang momentum akhir tahun dan Natal 2021 tetap sejalan dengan upaya pengendalian pandemi,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pada Kamis melalui siaran pers.

Johnny mengatakan, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut dan mengimbau agar masyarakat tidak pulang kampung (pulkam) atau bepergian dengan tujuan yang tidak mendesak.

Pemerintah telah memangkas cuti bersama 24 Desember 2021 yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712/2021, Nomor 1/2021, Nomor 3/2021 soal Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.

Baca juga: Cuti Bersama Lebaran Dipersingkat Cuma Satu Hari ASN Kota Bekasi Diwajibkan Tetap Bekerja Hingga H-1

Baca juga: Resmi: Cuti Bersama ASN Hanya Dua Hari Selama 2021, Sehari Sebelum Lebaran, Sehari Sebelum Natal

Pemerintah juga melarang ASN mengambil cuti pada momentum hari libur nasional melalui Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 13/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021.

"Kebijakan dilakukan untuk membatasi pergerakan orang yang lebih masif menjelang libur akhir tahun,” katanya.

Pemerintah juga akan memperketat syarat perjalanan bagi masyarakat yang harus bepergian pada periode libur tersebut.

Bagi yang bepergian dengan moda transportasi minimal harus sudah menerima vaksin dosis pertama.

Untuk transportasi udara, penumpang harus memiliki syarat surat negatif PCR Test.

Baca juga: Jokowi Teken Keppres 7/2021, Cuti Bersama ASN Tahun Ini Cuma Dua Hari

Sementara untuk transportasi darat, penumpang harus negatif tes antigen.

Pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan juga dilakukan di sejumlah lokasi utama, seperti Gereja pada saat perayaan Natal, tempat perbelanjaan, dan destinasi wisata lokal.

Aplikasi PeduliLindungi juga harus lebih dimaksimalkan di tempat-tempat umum untuk pengawasan dan tracing pada masyarakat.

Baca juga: Cuti Bersama Hari Kejepit Isra Miraj Dibatalkan, Jumat 12 Maret 2021 Pegawai Tetap Masuk Kerja

“Pemerintah berharap jalannya roda perekonomian tidak terganggu, supply bahan pokok tetap terjaga pada akhir tahun, dan aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan,” kata Johnny. (Antaranews)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved