Hanif Dhakiri dan Faldo Maldini Dinilai Cocok Jadi Jubir, tapi Jokowi Sepertinya Belum Butuh

Menurutnya, ada beberapa hal sebagai syarat mutlak untuk memahami konstruksi hukum yang bisa menjadi dasar bagi jubir presiden.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres
Ketua DPP PKB Faisol Riza menilai posisi juru bicara presiden tepat diisi oleh staf khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini, dan mantan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza menilai posisi juru bicara presiden tepat diisi oleh staf khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini.

"Kemudian, ada mantan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri."

"Orang yang mampu menyampaikan pesan kepada publik dan cukup bisa berkomunikasi baik," kata Faisol kepada Tribunnews, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Golkar Ajak Mantan Kader Kembali ke Partai Pohon Beringin, NasDem: Untuk Kepentingan Siapa?

Menurutnya, ada beberapa hal sebagai syarat mutlak untuk memahami konstruksi hukum yang bisa menjadi dasar bagi jubir presiden.

"Agar apa yang disampaikan itu tidak keluar dari konstruksi hukum yang ada," tambahnya.

Ketua Komisi VI DPR itu menilai Hanif Dhakiri lebih berpengalaman memahami konstruksi hukum ketimbang Faldo.

Baca juga: Selain Hapus Cuti Bersama Natal, Pemerintah Juga Larang ASN Ambil Cuti di Akhir Tahun

"Tapi saya kira Faldo juga cepat belajar untuk bisa menjadi jubir presiden, dan memahami konstruksi hukum tentang apa yang mau disampaikan," ulasnya.

Meski begitu, menurut Faisol, Presiden Jokowi lebih terbiasa bicara langsung dengan publik tanpa jubir.

"Sebelum Mas Fadjroel dipilih pun, beliau sudah terbicara berkomunikasi langsung dengan publik," kata Faisol saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Jawab Novel Baswedan, Dewan Pengawas KPK: Apa Kepentingan Dewas Lindungi Lili Pintauli Siregar?

Sehingga, tampaknya kecil kemungkinan akan ada pengganti Fadjroel.

"Itu menandakan bahwa untuk sementara beliau belum membutuhkan juru bicara sebagaimana dulu Mas Fadjroel diajak," ucapnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada Fadjroel yang diamanatkan sebagai duta besar.

"Semoga tugas dan amanah yang baru ini bisa dijalankan dengan lancar dan sukses," harap Faisol.

Pakar Komunikasi: Jangan Orang Partai!

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved