Berita Nasional

Gerakan Nusantara, FFI Edukasi Orangtua Soal Pentingnya Aspek Gizi hingga Pola Didik Anak Selama PTM

Gerakan Nusantara 2021, Frisian Flag Indonesia Edukasi Orangtua Soal Pentingnya Aspek Gizi hingga Pola Didik Anak Selama Jalani PTM Terbatas

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim dalam webinar Gerakan Nusantara 2021 yang digelar PT Frisian Flag Indonesia (FFI) pada Jumat (29/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) tahun ini kembali menyelenggarakan Gerakan Nusantara (Minum susu Tiap Hari untuk Anak Cerdas Aktif Indonesia) 2021.

Kali ini, FFI bekerjasama dengan para pakar, di antaranya ahli gizi dari dari Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK FKM UI).

Selanjutnya, psikolog keluarga, pakar edukasi zilenial, serta pakar komunikasi.

FFI memulai rangkaian perhelatan tahunan Gerakan Nusantara 2021 melalui Wartawan Junior (Warior) Workshop & Conference pada 10 & 11 September lalu yang diikuti oleh puluhan siswa dari Jabodetabek, Surabaya & Sidoarjo.

Gerakan Nusantara 2021 juga mengadakan webinar yang diikuti lebih dari 2.000 orangtua dari seluruh Indonesia bertajuk 'Keluarga Sebagai Garda Terdepan Mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka' pada 18 September & 9 Oktober.

Kegiatan ini dilakukan untuk membekali para orangtua dalam mempersiapkan PTM terbatas di sekolah, mulai dari aspek gizi, psikologis hingga pola didik anak.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim menyampaikan dukungannya.

Tujuannya agar PTM terbatas dapat berlangsung aman, nyaman, dan optimal.

“Saya mengapresiasi kegigihan Frisian Flag Indonesia selama delapan tahun terakhir dalam mendukung semangat kolaborasi merdeka belajar melalui program Gerakan Nusantara. Merdeka belajar sesungguhnya adalah semangat untuk memantik gerakan-gerakan di masyarakat yang memajukan pendidikan," jelas Nadiem Makarim.

"Sehingga Gerakan Nusantara merupakan contoh praktik yang perlu terus ditingkatkan dan dilanjutkan. Semoga kolaborasi di antara kita akan mengantarkan anak-anak Indonesia kembali mendapatkan pendidikan yang normal," paparnya.

"Mari kita laksanakan PTM terbatas sebaik mungkin untuk mewujudkan merdeka belajar,” ujarnya berharap.

Baca juga: Frisian Flag Indonesia Salurkan 15.000 Kotak Susu untuk Rumah Sakit Darurat Asrama Haji Pondok Gede

Baca juga: Dukung Indonesia SIAP, Frisian Flag Indonesia Komitmen via Produk Susu Terjangkau dan Literasi Gizi

Hal senada disampaikan Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Indra Gunawan.

Dirinya mengungkapkan keluarga harus menjadi pilar untuk menyiapkan berbagai kebutuhan untuk anak-anak saat PTM terbatas.

Selain itu memberikan pemahaman bagi anak-anak kita bagaimana menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved