Breaking News:

Suami Bunuh Istri Pakai Tabung Gas 3 Kg di Bekasi, Diduga Pernah Dirawat di RSJ

Dari hasil penyelidikan sementara kepolisian, Harry diperkirakan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) selama sekitar 10 hari

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
New Indian Express
Ilustrasi pembunuhan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Harry Purnama (30) diduga telah membunuh istrinya sendiri Novi Safitri (25), dengan menghantamkan tabung elpiji 3 kg ke kepala istrinya. Hal itu dilakukan Harry saat istrinya sedang tertidur di kamar rumah mereka di Kelurahan Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dari hasil penyelidikan sementara kepolisian, Harry diperkirakan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) selama sekitar 10 hari. Namun soal itu, warga dan tetangga sekitar tak pernah mengetahuinya,

Ketua RT 05/09 Kelurahan Jatiraden Jatisampurna, dimana pasangan Harry dan Novi tinggal yakni Alvi Armas mengatakan informasi soal Harry pernah dirawat di RSJ, diketahui dari polisi yang langsung memeriksa rumah mereka.

Di sana kata Alvi didapat adanya surat keterangan dari rumah sakit jiwa yang ditemukan.

Baca juga: Sedang Tidur, Istri Dihantam Suami Dengan Tabung Elpiji 3 Kg Sampai Tewas

"Info sementara katanya ada gangguan. Gangguan jiwa. Tapi saya kurang tahu juga persisnya gimana, sebab saat ditemukan oleh bapak-bapak penyidik, ada surat keterangan dari rumah sakit," kata Alvi Armas, Kamis (28/10/2021).

Menurut Alvi, pelaku yakni Harry Purnama dikenal oleh warga sekitar sering berperilaku baik, dan tidak ada hal yang mencurigakan apalagi gangguan jiwa.

Alvi mengaku baru mengetahui jika Harry mengalami gangguan jiwa, setelah ada surat yang ditemukan oleh penyidik kepolisian di rumahnya.

"Kalau keseharian di kalangan warga ya suami itu baik. Tidak ada masalah apa apa. Tidak ada tingkah laku yang aneh, kalau di dalam rumah itu memang sering ribut cekcok gitu," katanya.

Baca juga: Suami Sedang Tidur, Istri Nekad Berhubungan Intim Dengan Oknum Polisi di Ruang tamu

Sebelum kejadian, kata Alvi, pelaku sempat ikut kerja bakti di musala. Kala itu warga tak merasakan ada kecurigaan apapun atas pelaku. Namun memang beberapa minggu yang lalu pelaku tidak pernah terlihat, kemungkinan menurut Alvi pelaku tengah menjalani perawatan di RSJ oleh keluarganya.

Informasi yang ia dapat, kata Alvi, jika pelaku sempat akan dijemput oleh keluarganya, dan ingin memisahkan dengan istrinya karena sering bertengkar. Namun belum dijemput oleh keluarganya, istrinya pun terlanjur tewas ditangan Harry.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved