Breaking News:

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Mediasi Kasus Kecelakaan, Korban yang Diamputasi Tetap Jadi Karyawan

Kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban berinisial FS (25) kehilangan satu kakinya membuat Polres Pelabuhan Tanjung Priok turun tangan

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Sang Ngurah Wiratama, Kamis (28/10/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban berinisial FS (25) kehilangan satu kakinya membuat Polres Pelabuhan Tanjung Priok turun tangan melakukan mediasi dengan perusahaan. 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Sang Ngurah Wiratama mengatakan mediasi itu dilakukan agar korban yang kaki kirinya sudah diamputasi bisa kembali kerja. 

Selain itu juga, mediasi dengan pihak perusahaan dilakukan supaya korban tetap bisa mendapat hak untuk bekerja serta kompensasi dari pengobatan kakinya.

"Kita membuat mediasi agar yang bersangkutan masih tetap bisa dipekerjakan, pengobatan tuntas dan operasi semuanya ditanggung perusahaan," ujar Wiratama, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Polisi Sebut Tabrakan LRT Masuk Kategori Kecelakaan Kerja, Seorang Pegawai Diduga Jadi Korban

Baca juga: Alami Kecelakaan Kerja, Hasim Dapatkan Berbagai Pelayanan Ini dari BPJamsostek Jakarta Cilincing

Menurut Wiratama, sekarang ini korban diketahui masih dirawat di rumah sakit di kawasan Serang, Banten. Meski demikian, kata Wiratama korban tidak membuat laporan apapun ke polisi. 

FS merupakan pegawai PT Carefastindo yang bertugas membuat laporan mengenai angkutan untuk kepentingan pemilik atau kepentingan operator pelabuhan atau biasa disebut Tallyman.

"Jadi ada kecelakaan kerja pada tanggal 30 April tahun 2021, kecelakaan kerja ini mengakibatkan cacatnya seseorang yaitu atas nama FS," kata Wiratama. 

Wiratama menceritakan pada saat bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok, kaki FS terlindas crane.

Baca juga: Setia Kawan Banget, Dani Bikin Jari Palsu untuk Sahabatnya yang Mengalami Kecelakaan Kerja

Baca juga: Program Jaminan Kecelakaan Kerja Return to Work BPJamsostek Raih Penghargaan Sinovik Award

Akibat kecelakaan kerja itu, kaki korban yang sudah bekerja selama dua tahun itu diamputasi. 

"Posisinya mungkin tidak lihat sehingga terlindas oleh kaki crane yang mengakibatkan kakinya sebelah kiri harus diamputasi," tuturnya.

Sementara itu HRD PT. Carefastindo, Riswan memastikan, FS telah mendapatkan kontrak kerja jangka panjang dan akan dipindahkan dari pekerja lapangan menjadi staf administrasi.

"Kita sudah berkomitmen bahwa korban ini akan terus bekerja dengan kontrak jangka panjang dan insya Allah di Januari mulai sudah beraktivitas," kata Riswan. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved