Info PLN

PLN Buka Peluang Kerja Sama Bisnis SPKLU, Ada Banyak Insentif Menarik

PLN membuka kesempatan bagi swasta maupun investor untuk bekerja sama mempercepat pengadaan infrastruktur kendaraan listrik melalui website khusus.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. PLN
PLN membuka peluang kerja sama usaha untuk menjadi mitra pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Tercatat, saat ini sudah terdapat 187 unit SPKLU yang beroperasi di seluruh Indonesia. 

Berdasarkan roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik dengan 31.859 unit SPKLU.

Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kilo liter pada tahun tersebut.

Melihat peluang tersebut, PLN mengajak semua pihak untuk memanfaatkan ceruk bisnis ini. PLN akan menyediakan Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) milik PLN bagi badan usaha yang ingin bekerja sama, menyiapkan suplai listrik, serta dukungan aplikasi Charge.IN dalam pengelolaan SPKLU.

Sementara mitra dapat berperan sebagai penyedia fasilitas isi daya kendaraan listrik, penyedia lahan maupun properti, serta penyedia operasional dan pemeliharaan SPKLU.

Bob menyebut PLN saat ini juga telah mengembangkan beberapa model bisnis untuk mendukung rencana kerja sama ini agar lebih atraktif serta efektif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Jadi bisnis ini sangat menguntungkan. Kami mengajak pelaku usaha untuk ikut membangun SPKLU sesuai skema kerja sama kemitraan berbasis revenue sharing dengan sharing economy model,” ajak Bob.

Pada kesempatan ini pula PLN meluncurkan promo layanan home charging services bagi konsumen kendaraan listrik.

Layanan ini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam pemasangan home charger di rumah yang kemudian diintegrasikan dengan fitur Charge.IN pada aplikasi PLN Mobile serta memberikan layanan tambah daya sehingga kapasitas daya listrik di rumah mencukupi untuk pengoperasian home charger secara maksimal.

Tidak berhenti disitu, PLN juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen pada pengisian daya kendaraan pada pukul 22.00 hingga 05.00.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari mentargetkan pada tahun ini ada 572 SPKLU yang beroperasi.

Untuk bisa mencapai hal tersebut, Ida mengapresiasi langkah PLN yang terus berperan aktif membangun dan juga mengajak semua pihak untuk bisa bersama-sama mengakselerasi ketersediaan infrastruktur kendaraan listrik ini.

"ESDM mengapresiasi PLN dan semua stakeholder dalam komitmen mendukung ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) ini. Pemerintah mengapresiasi PLN atas rencana SPKLU tambahan 67 unit saat ini dalam tahap pembangunan dan kesiapan aplikasi pendukungnya dan produk layanan yang memberikan keleluasaan kepada pelanggan," ujar Ida. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved