Pendidikan

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMA Kolese De Britto Gelar Talkshow 'Berani Tidak Seragam Sejak 1948'

Talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pkl 19.00 – 20.30 WIB.

istimewa
SMA Kolese de Britto, Sleman, Yogyakarta, menggelar talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' yang diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pukul 19.00 – 20.30 WIB, sebagai ajakan merefleksikan semangat Sumpah Pemuda. 

WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA - Tanggal 28 Oktober 2021 diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda yang ke-93.

Sumpah Pemuda memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan kelompok pemuda bangsa Indonesia.

Peristiwa Sumpah Pemuda telah menumbuhkan kesadaran bahwa dalam keberagaman etnis, mereka tetaplah satu sebagai bangsa Indonesia.

SMA Kolese de Britto, Sleman, Yogyakarta, menggelar talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' yang diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pukul 19.00 – 20.30 WIB, sebagai ajakan merefleksikan semangat Sumpah Pemuda.
SMA Kolese de Britto, Sleman, Yogyakarta, menggelar talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' yang diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pukul 19.00 – 20.30 WIB, sebagai ajakan merefleksikan semangat Sumpah Pemuda. (istimewa)

Di peringatan Sumpah Pemuda yang ke-93, SMA Kolese De Britto merefleksikan semangat dan makna Sumpah Pemuda ala JB melalui talkshow bertajuk Berani Tidak Seragam Sedjak 1948.

Seragam bukan hanya diartikan sebatas pakaian, namun terkait latar belakang yang beranekaragam.

Di tahun ajaran 2021/2022, jumlah siswa di SMA Kolese De Britto berjumlah 851 dengan 75 siswa atau 8,81 persen berasal dari Kabupaten Sleman.

Baca juga: Gelar Vaksinasi, Alumni SMA Kolese de Britto dan Stella Duce Angkatan 96 Dekati Warga Kalibawang

Baca juga: Donny Verdian Nyanyikan Salam Yusup Versi Bahasa Jawa, Lirik Dibuat Bareng Guru SMA Kolese de Britto

Sementara 357 siswa atau 41,95 persen berasal dari DIY selain Sleman, dan sebanyak 419 siswa atau 49,24 persen berasal dari luar DIY.

Tentu saja dengan beranekaragamnya asal siswa baru tersebut berdampak pada segala macam perbedaan identitas didalamnya.

Jika diidentifikasi, akan muncul perbedaan dari segi agama, bahasa, etnis, ras, perilaku, kebiasaan, latar belakang ekonomi, latar belakang tingkat intelektualitas dan lainnya.

SMA Kolese de Britto, Sleman, Yogyakarta, menggelar talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' yang diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pukul 19.00 – 20.30 WIB, sebagai ajakan merefleksikan semangat Sumpah Pemuda.
SMA Kolese de Britto, Sleman, Yogyakarta, menggelar talkshow bertajuk 'Berani Tidak Seragam Sedjak 1948' yang diselenggarakan via Zoom meeting, Kamis (28/10/2021) pukul 19.00 – 20.30 WIB, sebagai ajakan merefleksikan semangat Sumpah Pemuda. (istimewa)

SMA Kolese De Britto berusaha menjangkau orang-orang muda di seluruh pelosok nusantara dengan beragam budaya dan latar belakang sehingga spirit keberagaman tetap dipegang teguh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved