Breaking News:

Kelangkaan Pekerja di Negara Maju Jadi Peluang Bagi Pekerja Migran Indonesia

Disamping itu, beberapa negara lain, seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia dan negara-negara Uni Eropa, saat ini sedang mengalami krisis pekerja

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah mempererat kerja sama luar negeri dengan sejumlah negara dalam hal upaya penjajakan serta perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tentunya hal ini dilakukan seiring dengan membaiknya penanganan dan kondisi pandemi covid-19 di dalam negeri. Berbarengan dengan dilonggarkannya kebijakan penerimaan pekerja migran di beberapa negara tujuan.

Hongkong menjadi kawasan terawal yang menyatakan siap menerima kedatangan PMI, per 30 Agustus kemarin.

Sementara, tujuan-tujuan lain yang selama ini menjadi penempatan favorit PMI, seperti Taiwan, Korea Selatan, serta Jepang, masih dalam proses persiapan.

Disamping itu, beberapa negara lain, seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia dan negara-negara Uni Eropa, saat ini sedang mengalami krisis kelangkaan pekerja.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, krisis kelangkaan pekerja yang terjadi di negara-negara maju itu, dapat membawa peluang baru bagi angkatan kerja Indonesia.

Baca juga: UI Pikirkan Pengembangan Atlet Jajaki Kerjasama dengan Kemenpora, Gagaskan Kurikulum Khusus Atlet

"Beberapa waktu lalu salah satu negara bagian di AS mengontak kita untuk menjajaki kemungkinan menerima PMI (pekerja migran Indonesia), terutama di sektor kesehatan, manufaktur, dan agrikultur," kata Anwar dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Ia mengatakan, permintaan terhadap pekerja migran Indonesia saat ini sangat besar, sekitar 30.000 orang untuk satu negara bagian.

Pemerintah masih menjajaki peluang kerja sama itu. Peluang itu diharapkan dapat memperluas pasar kerja bagi angkatan kerja dalam negeri yang berjumlah sangat banyak.

Lebih lanjut, secara pararel pemerintah juga terus melakukan berbagai upaya secara intens terkait pelindungan PMI. Antara lain melalui penguatan peran Satgas Pelindungan PMI.

Baca juga: Antisipasi Pohon Tumbang pada Musim Hujan, Pemkot Jakarta Timur Pangkas 32.377 Pohon

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved