Breaking News:

GMBI Distrik Jakarta Utara Beberkan Persoalan di Suku Dinas SDA Jakarta Utara

Sigit Priatna Putra beralasanyang bersangkutan diduga melakukan persekongkolan proyek dengan perusahaan kontraktor yang dinilai bermasalah. 

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota
Puluhan orang dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Jakarta Utara menggelar demo di depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (28/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Jakarta Utara menggelar demo di depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (28/10/2021).

Massa menuntut Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menindak tegas Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Adrian M Maulana karena yang bersangkutan diduga melakukan penyalahgunaan wewenang jabatan.

Ketua LSM GMBI Distrik Jakarta Utara Sigit Priatna Putra beralasanyang bersangkutan diduga melakukan persekongkolan proyek dengan perusahaan kontraktor yang dinilai bermasalah. 

“Wali Kota Jakarta Utara harus bertindak tegas bagi oknum yang di bawahnya karena banyak uang negara dirugikan oleh pihak tersebut,” ujar Sigit. 

Sigit mengatakan bahwa yang bersangkutan ada melakukan persekongkolan dalam lelang proyek penanggulangan banjir dimana dengan sejumlah perusahaan kontraktor. 

Sejumlah perusahaan kontraktor diminta supaya dicap hitam dan dilarang mengikuti lelang proyek di Jakarta Utara. Pasalnya mereka yang dituding bermasalah justru memenangkan lelang proyek. 

Menurut Sigit, perusahaan kontraktor yang dinilai bermasalah di antaranya PT. LI dimana salah satu petingginya saat ini sedang ditahan karena terlibat kasus korupsi proyek di Jambi.

Baca juga: Petugas Suku Dinas SDA Mengerahkan Satu Pompa untuk Mengatasi Genangan di Kantor Wali Kota Jakut

"Tetapi di Jakarta Utara masih diterima. Bahkan perusahaan itu masih melakukan kegiatan yang belom selesai," katanya. 

Bahkan pekerjaan yang digarap oleh PT. LI hingga saat ini masih mangkrak seperti proyek yang ada di pintu air wilayah Kelapa Gading dan proyek U-ditch (gorong-gorong) di Pademangan.

"Jadi di sini ada persengkokolan antara pihak panitia lelang dengan aparatur sipil negara dan Suku Dinas Sumber Daya Air," ujarnya.

Rencananya, hasil investigasi yang didapat LSM GMBI terkait ada dugaan persekongkolan proyek dengan perusahaan kontraktor itu akan dibawa dan dilaporkan ke KPK. "Kami akan laporkan hasil penyelidikan dan investigasi ke KPK," tuturnya. 

Sementara Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Adrian M. Maulana, belum merespon saat dikonfirmasi perihal tuntutan dari LSM GMBI Distrik Jakarta Utara.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved