Breaking News:

Kasus Mafia Hukum

Bersihkan Tubuh Polri dari Mafia Hukum, Ketua IPW Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku Pemerasan

Bersihkan Tubuh Polri dari Mafia Hukum, Ketua IPW: Polri harus berani mencopot kepala Reserse, ketika dugaan pemerasan benar terjadi

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Tribun Bogor
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dugaan mafia hukum dalam tubuh Polri ditegaskan Indonesia Police Watch (IPW) harus segera ditindaklanjuti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri pun diminta untuk menindak tegas para oknum polisi untuk mewujudkan Polri yang Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan.

Hal tersebut disampaikan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso.

Dirinya menegaskan apabila ingin mewujudkan Polri yang bersih dan dicintai masyarakat, Kapolri harus melakukan langkah yang berani.

Tajk hanya memberikan sanksi administratif, tetapi mencopot oknum pimpinan polisi yang terbukti terlibat dalam mafia hukum.

"Polri harus berani mencopot kepala reserse terkait, ketika dugaan pemerasan benar terjadi," ujar Sugeng dihubungi pada Kamis (28/10/2021).

Hal senada disampaikan Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA.

Dirinya menilai oknum pimpinan polisi harus ikut diperiksa dan diberikan sanksi atas pelanggaran yang terjadi.

Baca juga: Kapolri Tindak Tegas Oknum Polisi, LQ Indonesia Lawfirm : Masyarakat Dukung Polri Presisi

Baca juga: Tindak Tegas Oknum Fismondev, LQ Indonesia Lawfirm Apresiasi Propam Polda Metro Jaya

Seperti halnya kasus dugaan pemerasan yang dilakukan penyidik Subdit Fismondev yang kini tengah ditangani Subbid Propam Polda Metro Jaya.

Menurutnya, pelanggaran yang diduga dilakukan oleh penyidik diketahui oleh oknum pimpinan polisi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved