Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Saksi Lihat Ada Golok, Samurai, dan Dua Pucuk Revolver di Mobil Anggota FPI Saat Digeledah

Kesaksian itu diungkapkan dalam sidang lanjutan dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing yang menewaskan 6 anggota FPI.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Satu dari tujuh saksi bernama Ratih binti Harun yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang secara virtual, mengaku melihat sebilah samurai dari hasil penggeledahan mobil eks anggota Laskar FPI. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Satu dari tujuh saksi bernama Ratih binti Harun yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang secara virtual, mengaku melihat sebilah samurai dari hasil penggeledahan mobil eks anggota Laskar FPI.

Kesaksian itu diungkapkan dalam sidang lanjutan dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing yang menewaskan 6 anggota FPI.

Mulanya Ratih yang bekerja sebagai penjaga rumah makan Megarasa di Rest Area KM50 Cikampek, menceritakan pada 7 Desember 2020 dini hari, mendengar suara rem mobil mendadak yang diketahui milik anggota FPI.

Baca juga: Juru Bicara Dinilai Harus Berani Beda Pendapat dengan Presiden, Salah Besar Jika Jabatan Dikosongkan

"Ada mendengar rem mobil, ngerem mendadak, mobil warna abu-abu."

"Saya langsung bangun lihat ke depan, jaraknya 5 meter dari warung," ujar Ratih di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

Tak lama setelah mobil tersebut berhenti mendadak, datang satu orang menggunakan celana pendek membawa pistol.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 26 Oktober 2021: 611 Orang Positif, 1.141 Pasien Sembuh, 35 Meninggal

Orang yang diketahui merupakan anggota kepolisian itu lantas mengetuk pintu mobil milik anggota FPI, dan meminta semua penumpangnya turun.

"Ada seorang memakai celana pendek bawa pistol, mengetuk pintu suruh keluar dia bilang 'keluar keluar'."

"Terus keluar sendiri pintu sebelah kiri yang keluar 4 orang. Satu satu keluar terus disuruh tiarap," ungkap Ratih.

Baca juga: Tolak Permintaan Tes PCR Disubsidi Pemerintah, Menkes: Harga Rp 300 Ribu Sudah Paling Murah di Dunia

Perempuan paruh baya itu menyebutkan, saat diminta tiarap oleh petugas yang membawa pistol tersebut, seorang anggota FPI sempat berteriak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved