Breaking News:

Menkominfo Bahas Perkembangan Kerja Sama dengan Perancis Terkait Pembangunan Infrastruktur TIK

Menkominfo Johnny G. Plate menegaskan salah satu upaya Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur TIK melalui kerja sama dengan negara lain.

Editor: Mohamad Yusuf
Kemenkominfo
Menkominfo Johnny G. Plate bersama Duta Besar Prancis Olivier Chambard (kiri) di Widya Chandra Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021). Pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi Pemerintah Prancis yang telah menunjukkan komitmen kuat untuk bersama-sama membangun Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sesuai Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 sebagai panduan strategis mempercepat transformasi digital.

Di mana sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi secara merata di Indonesia. 

Menkominfo Johnny G. Plate menegaskan salah satu upaya Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur TIK melalui penguatan kerja sama dengan negara lain. 

"Ini adalah terjemahan langsung dari instruksi Bapak Presiden terkait dengan Roadmap Digital Indonesia. Arahan strategis Presiden khususnya dalam pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia,” ujarnya usai bertemu dengan Duta Besar Prancis Olivier Chambard di Widya Chandra Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

Menteri Johnny menyatakan Pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi Pemerintah Prancis yang telah menunjukkan komitmen kuat untuk bersama-sama membangun Indonesia.

"Kami menyambut baik kerja sama antara Indonesia dan Prancis, karena ini akan memberikan dukungan infrastruktur TIK di indonesia yang lebih baik di masa-masa yang akan datang. Secara khusus pemanfaatan satelit telekomunikasi. Di masa pandemi Covid-19 hubungan dan relasi itu semakin dekat dan Pemerintah Prancis menunjukkan komitmen yang kuat untuk membangun bersama-sama Indonesia," tandasnya.

Menkominfo memaparkan untuk pemerataan infrastruktur telekomunikasi, Pemerintah telah membangun komponen backbone dengan penggelaran fiber optic.

Di saat bersamaan, Pemerintah juga membangun Base Transceiver Station (BTS) di seluruh kawasan 3T. Sementara, operator telekomunikasi seluler membangun di kawasan komersial yang saat ini belum tersedia layanan 4G.

“Kita juga membangun middle mile, baik itu microwave link maupun satelit. Nah satelit ini adalah bagian middle mile. Kita harapkan Satelit SATRIA -I akan diluncurkan ke orbit di pertengahan tahun 2023 dan commercial operation-nya bisa dilakukan di kuartal keempat tahun 2023,” jelasnya.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Persyaratannya Berikut

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved