Breaking News:

Menko Airlangga Sebut Upaya Penanganan Pandemi Berdampak pada Kinerja Ekonomi

Pada kuartal II-2021, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 16 tahun terakhir, yaitu sebesar 7,16 persen.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara kunci dalam International Conference on Humanities and Social Science (ICHSS) 2021, Selasa (26/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa upaya pemerintah menangani pandemi Covid-19 berdampak terhadap kinerja perekonomian.

Airlangga membeberkan faktanya bahwa pada kuartal II-2021, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 16 tahun terakhir, yaitu sebesar 7,16 persen.

Untuk sektor yang sedang dalam pemulihan saat ini, kata Airlangga adalah sektor industri, transportasi, retail, akomodasi, pertanian, hingga perumahan.

Ia menyampaikan bahwa strategi yang diterapkan adalah dengan memberikan konsumen kepercayaan dan keringanan pajak, terutama pada sektor otomotif dan properti.

“Tantangan saat ini sebenarnya adalah demografi Indonesia yang kebanyakan dari Generasi Z dan milenial yang melek digital,” ungkap Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara kunci dalam International Conference on Humanities and Social Science (ICHSS) 2021, Selasa (26/10/2021).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara kunci dalam International Conference on Humanities and Social Science (ICHSS) 2021, Selasa (26/10/2021).
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara kunci dalam International Conference on Humanities and Social Science (ICHSS) 2021, Selasa (26/10/2021). (Istimewa)

ICHSS 2021 yang digelar Fakultas Humaniora President University itu berlangsung hingga Rabu (27/10/2021) ini membahas berbagai tema, yaitu International Relations and Other Social & Cultural Issues, Communication Science, Law, Education, dan Biodiversity.

Airlangga menyebut, bonus demografi ini adalah kunci pertumbuhan Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian, karena ekonomi digital Indonesia adalah yang terbesar di ASEAN.

Airlangga mengutip data yang menyebutkan bahwa 41,9 persen total transaksi ekonomi digital di ASEAN datang dari Indonesia.

“Ini peluang bagi mahasiswa untuk melakukan bisnis digital, seperti financial technology (fintech), e-commerce, layanan kesehatan digital, education technology (edutech), hingga health tech,” jelasnya

Airlangga menilai mahasiswa saat ini adalah digital talents dan entrepreneurs masa depan. Dia juga berharap jumlah entrepreneurs di Indonesia dapat tumbuh hingga 5 persen dari seluruh populasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved