Garap Potensi Sektor Jasa, Kemendag Gelar Virtual Employment Business Forum

Virtual Employment Business Forum merupakan bagian dari pameran dagangan tahunan internasional Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition (TEI-DEI).

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Kemendag
Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Virtual Employment Business Forum, Selasa (26/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Forum bisnis dalam Trade Expo Indonesia bukan hanya mempertemukan buyer dan eksporter tradisional, tapi juga lembaga pendidikan pekerja migran dengan pengguna potensial.

Selain itu, untuk memperoleh informasi terkini kebijakan dan aturan di negara mitra dagang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Hal itu mengemuka dalam Virtual Employment Business Forum yang digelar pada hari ini, Selasa (26/10/2021) sebagai hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di sektor ekspor jasa.

Virtual Employment Business Forum merupakan bagian dari rangkaian pameran dagangan tahunan internasional Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition (TEI-DE).

TEI-DE digelar pada 21 Oktober—4 November 2021 secara interaktif daring sementara showcase berlangsung hingga 20 Desember 2021.

Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Virtual Employment Business Forum, Selasa (26/10/2021).
Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Virtual Employment Business Forum, Selasa (26/10/2021). (Dok. Kemendag)

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi menyampaikan secara terpisah bahwa di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu, salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan negara adalah dengan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Perwakilan RI di luar negeri diharapkan terus mempromosikan PMI kepada pengguna potensial di negara penempatan masing-masing,” ujar Didi.

Dalam forum tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyampaikan kondisi ketenagakerjaan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Saat ini, kata dia, Indonesia memiliki angkatan kerja sebesar 127 juta jiwa. Permintaan terhadap Pekerja PMI cukup banyak.

“Selain negara tradisional, BP2MI juga memulai penempatan di negara baru, seperti Jerman untuk tenaga kesehatan Indonesia. Hal ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi PMI untuk penempatan di Eropa,” jelas Benny.

Benny mengharapkan, seperti TEI yang digelar secara daring, forum bisnis ini juga dapat memfasilitasi terwujudnya berbagai kesepakatan kerja sama penempatan PMI formal di tengah pandemi Covid-19.

“Presiden RI Joko Widodo telah memberi perhatian khusus dalam dua tahun terakhir untuk peningkatan sumber daya manusia melalui program vokasi dan pelatihan. Di dalam negeri, BP2MI telah bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan melalui penandatangan nota kesepahaman dan pemberian fasilitasi lain, termasuk kemudahan bagi calon PMI,” jelas Benny.

Hadir sebagai narasumber Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi, Wakil Duta Besar RI untuk Belanda Freddy Panggabean, dan Fungsi Ekonomi Duta Besar RI untuk Suriname Hanggorono Nurcahyo.

Bertindak sebagai moderator yaitu Direktur Penempatan Kawasan Amerika Dan Pasifik BP2MI Yana Anusasana.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved