Breaking News:

Berita Nasional

TNI Dilibatkan dalam Program Cetak Sawah, CBA Heran: Militer Itu Tugasnya Berperang, Bukan Bertani

Jajang mengungkapkan pelibatan prajurit TNI AD dalam program tersebut bukanlah keputusan tepat

Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Ilustrasi: uruh tani menyiapkan bibit tanaman padi di areal persawahan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Koordinator Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman menyoroti pelibatan TNI Angkatan Darat dalam sejumlah Program Cetak Sawah yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan).

Bahkan, ia menggebut program yang melibatkan TNI AD, melalui Kodam dan jajarannya, pada akhirnya gagal alias tidak berjalan.

Jajang menegaskan, kegagalan sejumlah program tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor.

Selain juga Feasibilty study yang tidak mendalam dan tidak terukur saat akan memulai program cetak sawah, Jajang mengungkapkan pelibatan prajurit TNI AD dalam program tersebut bukanlah keputusan tepat 

"Karena (bertani) memang bukan bagiannya. Selain itu terlihat tidak ada semacam pembinaan dan penyuluhan semacamnya sebagai bekal bagi TNI AD yang terlibat dalam Program Cetak Sawah," ujar Jajang di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Gatot Nurmantyo Kagum pada Ketaatan Almarhum Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi pada Agama

Jajang menilai, pemerintah dalam menjalankan program lumbung pangan masih banyak kelemahan.

Contohnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang seharusnya menjadi acuan dasar penyusunan rencana kebijakan dalam praktiknya hanya jadi alat penguat dalam pembukaan lahan.

Seperti yang terjadi di Gunung Mas Kalimantan Tengah untuk komoditas singkong, 700 hektar dibuka tanpa adanya AMDAL.

"Ditambah keterlibatan TNI AD yang pada dasarnya tidak paham soal pertanian, program ini menjadi semakin salah kaprah," ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Perekonomian, Sandiaga Uno Bakal Ubah Sawahlunto dari Kota Tambang Jadi Kota Pariwisata

Jajang pun menyebut, pemerintah seperti tidak mau belajar dari kesalahan sebelumnya, misalnya dalam program cetak sawah yang juga melibatkan militer.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved