Breaking News:

lifestyle

Pentingnya Ajari si Buah Hati untuk Cuci Tangan Pakai Sabun, Tidak saat Pandemi Saja tapi Seterusnya

Mengajari anak-anak cuci tangan pakai sabun (CTPS) perlu diterapkan sejak sedini mungkin. 

istimewa
orangtua mengajarkan cuci tangan pakai sabun ke buah hatinya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mengajari anak-anak cuci tangan pakai sabun (CTPS) perlu diterapkan sejak sedini mungkin. 

Pasalnya, cara ini bermanfaat yang nantinya menjadi kebiasaan anak dan menjadi rutinitas hingga kelak dewasa.

Menurut psikolog Saskhya Aulia, pada dasarnya, anak mencontoh perilaku dan meniru apa yang mereka lihat. 

"Di situ peran orangtua untuk bisa memberikan edukasi kepada mereka betapa pentingnya mencuci tangan," kata Saskhya saat jumpa pers Lifebuoy dalam rangka Hari Cuci Tangan Sedunia 2021 yang berlangsung secara virtual pekan lalu.

Baca juga: Cuci Tangan Pakai Sabun Tidak Hanya Mencegah Penyebaran Covid-19 Tapi juga Stunting

Baca juga: PB IDI: Cuci Tangan Pakai Sabun Efektif Cegah Virus Masuk ke Dalam Tubuh, Termasuk Virus Corona

Pentingnya edukasi dini orangtua pada anak seputar cuci tangan terlebih, ketika si buah hati memiliki aktivitas super ketika mereka bermain di luar.

"Untuk itu, orangtua bisa memberi tahu mereka (anak-anak) bahwa setiap usai beraktivitas, untuk mencuci tangan.

"Orangtua perlu untuk memberikan pemahaman dan contoh langsung terkait penerapan pola hidup bersih sehat dan cara CTPS yang baik dan benar," ujar Saskhya. 

Selain itu, pemanfaatan konten yang dekat dengan anak, dapat digunakan sebagai stimulus, dan diperkuat dengan pemberian ‘meaning’ pada aktivitas yang dilakukan.

'Ayo Cuci Tangan Pakai Sabun' merupakan kampanye resmi Pemerintah untuk melawan Covid-19 selain kampanye Pemakaian Masker dan Jaga Jarak. 
'Ayo Cuci Tangan Pakai Sabun' merupakan kampanye resmi Pemerintah untuk melawan Covid-19 selain kampanye Pemakaian Masker dan Jaga Jarak.  (Istimewa)

"Di sini penting bagi orangtua untuk menjelaskan mengapa setiap gerakan perlu dilakukan," ujar dokter Saskhya.

Sementara itu, dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO, Direktur Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI mengatakan, kegiatan CTPS sudah mulai diedukasikan dan dikampanyekan sejak lama, bahkan sebelum pandemi Covid-19 menerpa di Tanah Air 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved