Breaking News:

Berita Nasional

Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi Terkait Nuklir Mangkrak 7 Tahun, Belum Ada Tersangkanya

Togap Marpaung mempertanyakan hasil penyidikan dari Sudit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Togap Marpaung, mantan pejabat Fungsional Pengawas Radiasi Madya Golongan IV/c Bapeten ditemui di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -Sudah hampir tujuh tahun kasus dugaan penggelembungan harga dalam pengadaan barang atau jasa tahun anggaran 2013 di Badan Pengawas Tenaga Nuklir atau Bapeten mangkrak.

Kasus yang sudah naik ke penyidikan sejak 9 Maret 2020 itu tak kunjung menemukan tersangka.

Padahal kerugiannya bukan main, yaitu mencapai Rp 1,8 Miliar.

Salah satu pelapor yang juga mantan pegawai Bapeten Togap Marpaung mempertanyakan hasil penyidikan dari Sudit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kasus yang sudah dilaporkan mantan pejabat Fungsional Pengawas Radiasi Madya Golongan IV/c Bapeten itu berakhir buntu.

Padahal, dugaan korupsi itu sudah ada sejak tahun 2014.

"Bayangkan, saya lapor dari tahun 2014. Baru ditemukan kerugian negara tahun 2020. Tapi sampai sekarang belum kunjung ada tersangkanya," jelas Togap ditemui Senin (25/10/2021) di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

Baca juga: Regulasi Ketenaganukliran Indonesia Perlu Diperkuat, Kenapa? Ini Jawaban Para Pakar Hukum dan Nuklir

Kata Togap, penyelidikan dugaan pengadaan alat pemantau lingkungan dan pengadaan peralatan mobile decontamination di Bapeten pada anggaran tahun 2014 cukup lambat ditangani kepolisian.

Kasus yang dilaporkannya sedari Oktober tahun 2014 itu baru naik ke penyelidikan lima tahun kemudian tepatnya 10 April 2019.

Kemudian gelar perkara baru dilakukan pada Februari 2020.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved