Breaking News:

Kecelakaan LRT di Cibubur, PT Adhi Karya: Ranah INKA dan KAI

Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Farid Budiyanto mengatakan bahwa pihak Adhi Karya hanya sebagai penyedia prasarana.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu
LRT yang sudah tertutup terpal di Cibubur, usai kecelakaan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- PT Adhi Karya (Persero) buka suara atas peristiwa kecelakaan kerja yang menimpa kereta ringan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur.

Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Farid Budiyanto mengatakan bahwa pihak Adhi Karya hanya sebagai penyedia prasarana.

Sehingga mereka belum mengetahui pasti penyebab kecelakaan LRT yang belum diluncurkan untuk publik itu.

"Saat ini kami masih mencari informasi lengkapnya. Mengingat uji coba kereta merupakan ranah INKA dan KAI," tutur Farid dalam keterangannya Senin (25/10/2021).

Baca juga: Miris, Dua Kecelakaan Kerja Terjadi di Proyek LRT Hanya Dalam Waktu Kurang dari Sepekan

Baca juga: Polisi Sebut Tabrakan LRT Masuk Kategori Kecelakaan Kerja, Seorang Pegawai Diduga Jadi Korban

Baca juga: Kecelakaan LRT, Saksi Mata Ungkap Kerasnya Suara Saat Tabrakan Kereta Terjadi

Kata Farid, mereka tengah komunikasi dengan PT KAI dan INKA untuk mendalami kejadian tersebut.

Diketahui uji coba LRT Jabodetabek rute Cibubur-Cawang sudah berlangsung sejak November 2019, seperti dikutip dari laman LRT Jabodetabek.

Pada tahap uji coba perdana yang dilakukan pada 28 November 2019 lalu, kereta dijalankan dari Stasiun Harjamukti, Cibubur, hingga TSN 1 sebelum Stasiun Ciracas,

Layanan Cibubur-Cawang melewati empat stasiun, dimulai dari Taman Mini Indonesia Indah, Kampung Rambutan, Ciracas, sampai Harjamukti Cibubur dengan panjang Trase 14,5 kilometer.

Sebelumnya Light Rapid Transit (LRT) atau Lintas Rel Terpadu mengalami kecelakaan di lintasan jalur rel Cibubur-Cawang yang terletak di bawah jalan Tol Jagorawi KM 12, Munjul, Cipayung, pada Senin (25/10/2021), siang. 

Menurut kesaksian seorang warga bernama Eman Sulaeman, kejadian terjadi sekira pukul 12.30 WIB. "Bunyi tabrakannya lumayan keras, 'Der..' gitu,' kata Sulaeman saat ditemui di pinggir jalan Tol Jagorawi KM 12 pada Senin (25/10/2021), siang. 

Laki-laki yang tinggal Yankes AD, Kelurahan Munjul ini menambahkan, saat peristiwa kecelakaan terjadi, ia sedang berada di bawah jur rel tempat kecelakaan terjadi. 

Masih menurut Eman, pasca kecelakaan, ia tidak melihat adanya penumpang yang keluar dari gerbong-gerbong kereta. "Orang-orangnya enggak kelihatan ya. Gak keluar asap juga," katanya. (Des)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved