Breaking News:

Gubernur Anies Harap Kerjasama TPST Bantar Gebang, Bantu Kurangi Kerusakan Lingkungan

Hal ini dilakukan lantaran kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya akan berakhir pada Selasa (26/10/21).

warta kota/yolanda putri dewanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat diwawancarai awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (25/10/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal peningkatan pemanfaatan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bantargebang.

Hal ini dilakukan lantaran kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya akan berakhir pada Selasa (26/10/21). Kerjasama akhirnya diperpanjang untuk kurun waktu lima tahun kedepan.

Gubernur DKI Anies Baswedan menyambut baik perpanjangan kerja sama. Sebab katanya bisa menjadikan kedua wilayah yang 'bertetangga' menjalankan sebuah kolaborasi. 

Selain itu juga dapat menghadirkan banyak manfaat untuk masing-masing warganya.

Baca juga: TPST Bantar Gebang Nyaris Penuh Jadi Alasan Pemprov DKI Jakarta Bangun FPSA Tebet

Baca juga: Kontrak TPST Bantargebang Diperpanjang, Uang Kompensasi Warga Terdampak Tetap

"Kerja sama ini diperpanjang karena sebagai tetangga wilayah sudah sepatutnya saling berkolaborasi. Hal ini bisa dilakukan seperti pemanfaatan potensi wilayah dalam memenuhi segala kebutuhan. Khusus saat ini, kita berharap perpanjangan jangka waktu TPST Bantargebang bisa menjadi solusi jangka panjang, sekaligus mengurangi dampak lingkungan di sekitar," ucap Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (25/10/21).

Anies berharap kerja sama tersebut bukan sekadar seremonial penandatangan saja, namun juga menjadi sebuah budaya yang menandakan bahwa masing-masing sudah terintegrasi baik secara sosial, budaya, dan ekonomi.

"Jika warganya sudah mau berkolaborasi, maka pemerintahnya juga harus kolaboratif. Semoga ini membuat kerja sama dengan Kota Bekasi menjadi lebih solid. Kami apresiasi dukungan dari Pemkot Bekasi, karena telah mau membantu kami di Jakarta dalam mengentaskan permasalahan sampah. Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI yang ikut memfasilitasi terjadinya perjanjian ini," paparnya.

Baca juga: Sampah Warga Jakarta yang Dikirim ke TPST Bantargebang saat Lebaran Hari Pertama Tembus 2.142 Ton

Sebagai informasi, ruang lingkup kerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi meliputi dana kompensasi, revisi dokumen Andal RKL/RPL, pengkajian daya dukung dan daya tampung lingkungan, jalur dan waku pengangkutan sampah, monitoring dan evaluasi pengelolaan pemanfaatan, pembuangan dan pengambilan sampah, inovasi teknologi reduksi sampah, hingga proses pengakhiran TPST Bantargebang Kota Bekasi.

Sementara, lingkup kompensasi dalam kesepakatan ini antara lain: 

Penanggulangan Kerusakan Lingkungan, Pemulihan Lingkungan, Biaya Kesehatan dan Pengobatan, Kompensasi dalam bentuk lain berupa bantuan langsung tunai, hingga Bantuan Langsung Tunai dan Pertanggungan Kematian (polis) bagi warga yang terkena dampak TPST Bantargebang dan lain-lain.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama dengan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi secara simbolis menandatangani kerja sama tersebut, yang juga disaksikan oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri RI, Syafrizal di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (25/10/21).(m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved