Breaking News:

23 Warga Keracunan Nasi Kotak di Koja, PSI Minta Maaf dan Beri Santunan ke Korban

Tak hanya meminta maaf, PSI juga mengklaim telah memberikan santunan kepada para korban dan akan melakukan investigasi.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga menunjukkan nasi kotak dari PSI yang mengakibatkan 23 orang Lorong 19 RT 003 RW 006 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, keracunan, Minggu (24/10/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta maaf kepada semua pihak terutama korban terkait kasus dugaan keracunan makanan berupa nasi kotak yang mereka bagikan di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara.

Tak hanya meminta maaf, PSI juga mengklaim telah memberikan santunan kepada para korban dan akan melakukan investigasi.

"Makanan siap saji itu bagian dari program Rice Box PSI yang sudah digelar sejak April 2021. Sampai hari ini sudah dibagikan lebih dari 300 ribu di seluruh Indonesia. Selama ini, sama sekali tidak ada masalah. Kejadian seperti di Kampung Beting itu adalah yang pertama kali," ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Jakarta Utara, Darma Utama, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/10/21).

Program Rice Box PSI katanya melibatkan warung-warung makanan dan UMKM kuliner, yang juga terdampak pandemi, sebagai penyedia atau pemasok.

Baca juga: 23 Warga Koja Keracunan, Polisi Bawa Sampel Nasi Kotak PSI ke Laboratorium Forensik

Baca juga: 23 Warga Keracunan Nasi Kotak dari PSI di Koja, Alami Pusing Mual Hingga Muntah

"Jadi PSI tidak membuat makanan. Kami membagikan dan menghimpun dukungan program ini dari publik," ucap Darma.

Lanjutnya, kata Darma, Ricebox PSI esensinya adalah mendukung UMKM yang terdampak pandemi agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat.

"Kami telah melakukan penyelidikan internal supaya kasus seperti ini tidak terulang. Kami tetap berpikir positif bahwa ini murni kelalaian semata tanpa unsur kesengajaan. Kami menunggu proses penyelidikan berlangsung," jelasnya.

Kendati demikian, PSI juga telah memberikan santunan kepada 29 orang yang menjadi korban.

Sementara itu, pemilik warung, Lidya, juga telah meminta maaf kejadian keracunan makanan di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara. Selama ini ia sudah menjaga agar makanan aman dikonsumsi.

"Saya sudah bekerja sama dalam PSI menyediakan makanan untuk program Rice Box ini sejak Agustus lalu dan sudah memasak untuk lebih 1.000 kotak nasi untuk Rice Box. Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini murni kesalahan saya," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved