Breaking News:

Berita Nasional

Polda Banten Ungkap Segudang Prestasi Polisi Pembanting Mahasiswa yang Meringankan Kasusnya

Brigadir NP resmi ditahan selama 21 hari gara-gara membanting mahasiswa saat unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Tangerang.

Tribunnews.com
Polda Banten mempertimbangkan memberi keringanan terhadap Brigadir NP yang tersandung kasus kekerasan terhadap mahasiswa. Foto dok: Brigadir NP saat membanting seorang mahasisa Tangerang yang menggelar aksi demo. Aksi banting itu pun viral. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA -- Meski divonis bersalah, Polda Banten pun pertimbangkan memberi keringanan terhadap Brigadir NP yang tersandung kasus kekerasan terhadap mahasiswa.

Dalam persidangan ternyata terungkap bahwa oknum polisi tersebut ternyata mempunyai segudang prestasi. 

Meski Brigadir NP resmi ditahan selama 21 hari gara-gara membanting mahasiswa saat unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Tangerang, rupanya ada kinerja baik yang selama ini telah ia lakukan untuk masyarakat.

Dia juga langsung mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada korban serta orangtuanya secara langsung di depan publik atas kekhilafan dirinya saat bertugas. 

NP juga telah menyesali perbuatannya dan kooperatif dalam pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Brigadir NP telah menjadi anggota Polri aktif selama 12 tahun dan telah menunjukkan loyalitasnya sebagai abdi negara.

Baca juga: Viral Brigadir NP Banting Mahasiswa, Alvin Lim: Polri yang Saya Cintai Rusak Akibat Ulah Oknum

Baca juga: Mahasiswa Yang Dibanting Brigadir NP: Masih Nyeri di Dada, Leher, dan Kepala

“Brigadir NP selama 12 tahun berdinas tidak pernah dihukum baik disiplin, kode etik profesi Polri juga sangsi pidana," kata Shinto, Minggu (24/10/2021).

Lanjutnya, yang bersangkutan juga aktif dalam pengungkapan kasus-kasus yang menjadi atensi publik. Seperti street crime, kasus pembunuhan bahkan pengungkapan kasus narkoba.

Shinto juga menyampaikan beberapa penghargaan yang pernah diraih Brigadir NP. Ada 5 penghargaan yang didapat olehnya.

Shinto mengatakan, penghargaan yang diberikan oleh Kapolda Banten, yaitu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan di area truck PT indorama ventures Indonesia di desa Cihuni Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Bupati, Kapolda, dan Kapolresta Tangerang Ramai-ramai Minta Maaf Atas Aksi Banting Brigadir NP

Kemudian, penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu sebanyak 1,051 kg ekstasi sebanyak 88,9 gram dan ungkap kasus pembobolan ATM BRI.

"Serta atas dedikasi dan kinerjanya berhasil mengungkap tindak pidana curas yang terjadi di SPBU rest area km 43 A Balaraja toko emas permata Tangerang dan pembuatan senjata api ilegal," ucap Shinto.

Sedangkan penghargaan yang diberikan oleh Kapolres yaitu karena Brigadir NP telah berhasil mengungkap perkara pencurian dengan kekerasan dan berhasil mengungkap perkara pencurian dengan pemberatan terhadap senjata api milik anggota polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.

Selain itu, lanjut Shinto Silitonga, bintara polisi itu juga memiliki istri dan anak yang harus ia nafkahi.

Baca juga: Mahasiswa Yang Dibanting Brigadir NP Tak Balas Pelukan Minta Maaf Oknum Polisi Pelaku Kekerasan

Brigadir NP juga disebut-sebut masih berusia muda, sehingga kariernya di kepolisian masih panjang. (dik)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved