Breaking News:

Pohon Rawan Tumbang

Antisipasi Musim Hujan, Sebanyak 8.270 Pohon yang Rawan Tumbang di Jakarta Utara Telah Dipangkas

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara melakukan antisipasi pohon tumbang di musim hujan.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara melakukan penopingan pohon yang rawan tumbang saat musim hujan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara melakukan antisipasi pohon tumbang di musim hujan.

Salah satu antisipasi yang dilakukan adalah melakukan penopingan atau biasa disebut pemangkasan terhadap ribuan pohon yang rawan tumbang.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Elly Sugestianingsih, mengatakan bahwa upaya pemangkasan pohon sudah berjalan rutin sejak Januari 2021. 

"Pemangkasan sudah dari Januari. Ada sekitar 8.270 pohon yang dilakukan pemangkasan," ujar Elly, Minggu (24/10/2021).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang yang bisa membahayakan warga saat beraktivitas pada saat musim hujan seperti sekarang.

Baca juga: 325 Pohon Rawan Tumbang di Kecamatan Gambir Dipangkas

Baca juga: Salshabilla Adriani dan Junior Roberts Main Film Aku Lupa Aku Luka, Siapa Pengganggu Diatas Pohon?

Baca juga: TIPS Praktis Agar Pohon Srikaya Rajin Berbuah dan Buahnya Tumbuh Lebih Sempurna

Elly menceritakan ribuan pohon rawan tumbang yang dipangkas oleh petugas tersebut terdiri dari beberapa jenis dan tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara. 

"Beberapa jenis pohon yang dipangkas misalnya pohon angsana, glodogan, mahoni, asem ranji, petai cina, dan randu atau kapuk," kata Elly.

Pemangkasan juga semakin gencar dilakukan terutama menjelang akhir tahun seperti sekarang yang biasanya disertai hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah lokasi di Jakarta Utara. 

Bahkan pada bulan September-Oktober seperti saat ini saja, sudah ada lebih dari 1.000 pohon di Jakarta Utara yang dipangkas.

"Pada September ada 929 pohon dan untuk Oktober masih berjalan sudah sekitar 500-an pohon yang dipangkas," tutur Elly.

Elly menuturkan penopingan pohon yang rawan tumbang melibatkan delapan tim dimana setiap tim beranggotakan tujuh petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved