Breaking News:

Kriminalitas

Penegak Hukum Diminta tak Sewenang-wenang, Pakar Hukum Pidana: Tindakan Diatur Undang-undang

Penegak Hukum Diminta tak Sewenang-wenang, Pakar Hukum Pidana: Tindakan Diatur Undang-undang. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Tribunnews.com
Kejaksaan Agung 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam sepekan terakhir posisi Aparat Penegak Hukum (APH), menjadi sorotan masyarakat.

Hal ini dikarenakan semakin banyak oknum APH yang menyalahi wewenang prosedur penegakkan hukum atau memanfaatkan posisinya atas nama hukum untuk kepentingan pribadi.

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai sudah bukan zamannya lagi aparat penegak hukum, baik polisi maupun kejaksaan bertindak semaunya, seperti masa Orde Baru.

Karena, ia menegaskan kini semua tindakan aparat penegak hukum itu terbatas, dan diatur oleh Undang-undang.

"Jika Polisi atau Jaksa melakukan tindakan yang melebihi kewenangannya, masyarakat bisa menuntut melalui jalur praperadilan. Dan apabila terbukti salahi prosedur, aparat bisa disanksi tegas," ungkap Fickar dalam siaran tertulis pada Sabtu (23/10/2021).

Dengan demikian ia menegaskan Polisi dan Jaksa, sebagai Aparat Penegak Hukum kini kewenangannya terbatas.

Ia mengakui, polisi atau jaksa sebagai APH, seperti penyidik memang mempunyai kewenangan untuk menyelidiki dan menyidik sebuah tindak pidana.

Karena itu mereka juga mempunyai kewenangan menetapkan seseorang sebagai tersangka dan menahannya selama proses penyidikan sepanjang 20-40 hari.

Baca juga: Meningkatkan Hidrasi Kulit dengan Skincare berbahan Daun Pegagan

Baca juga: Belum Mendaftar Secara Online, Sejumlah Warga Gagal Liburan ke Ragunan dan Makan Bekal di Halte

Tapi bukan berarti selama proses itu, mereka tidak ada yang mengawasi.

Publik yang dirugikan atas cara cara penyelidikan melanggar prosedur dan kewenangan, bisa mengajukan proses praperadilan tadi, apakah sah atau tidak dalam proses pemeriksaan, penggeledahan, penangkapan, penahanan hingga penetapan tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved