Breaking News:

Terbengkalai 9 Tahun, Gedung Islamic Center Tambun Utara Malah Populer Jadi Termpat Berburu Hantu

Gedung Islamic Center Tambun Utara yang pembangunannya mangkrak sembilan tahun kini bak gedung hantu.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Gedung Asrama Haji Tambun Utara yang sembilan tahun terbengkalai, kini terkenal angker. 

WARTAKOTALIVE.COM, Tambun Utara -- Bekas gedung Islamic Center yang telah terbengkalai selama 9 tahun, kini nasibnya semakin mengenaskan.

Selain rusak berat, sebagian besar material fisik gedung telah habis dipreteli warga sekitar.

Namun demikian, gedung yang terletak di kawasan Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara itu, kini semakin kesohor.

Baca juga: Nasib Gedung Islamic Center Tambun yang Terbengkalai, Jadi Lokasi Mesum Pelajar hingga Pesta Miras

Nuansa seram dan mistis justru menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar daerah.

"Banyak yang sering datang ke sini. Orang-orang dari Jakarta, Bandung sama Tangerang," kata Ketua RT01/05 Kojek (42) saat ditemui di lokasi, Jumat (22/10/2021).

Mereka yang berkunjung biasanya berniat untuk membuat konten wisata tempat angker. Mulai dari masyarakat biasa hingga artis-artis telah menjajal keangkeran gedung Islam Center Tambun Utara.

Baca juga: Bikin Merinding, Lorong Belakang Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Pusat Dikenal Angker

"Ya biasanya buat syuting tempat-tempat serem. Kebanyakan sih mereka datang rombongan, naik mobil, bawa-bawa kamera. Datangnya malam hari," tuturnya.

Dalam seminggu, rata-rata terhitung sebanyak 2 rombongan datang mengunjungi tempat yang anggaran proyeknya terendus kasus korupsi sejak 2012 tersebut.

Bahkan, Kojek mengaku terkadang harus mengatur jadwal orang-orang yang hendak merasakan sensasi mistis di lokasi gedung seluas 3 hektare itu.

Baca juga: Angker dan Jadi Sarang Ular Kobra, Stadion Mini Tunas Jaya di Teluk Naga Tangerang Dibiarkan Rusak

"Kadang harus di atur-atur harinya. Takutnya bentrok, soalnya pernah kejadian dua rombongan yang berbeda datang di hari yang sama buat syuting," ucap Kojek.

Seperti diketahui, gedung Islamic Center mulai dibangun pada tahun 2009.

Proyek pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp 50 miliar itu rencananya dibangun untuk menggelar sejumlah kegiatan keagamaan, termasuk sebagai asrama haji.

Hanya saja pembangunan akhirnya terhenti pada tahun 2012 setelah Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat menemukan adanya dugaan praktik korupsi dengan kerugian negara mencapai Rp 8,9 miliar.

Sejak saat itu, proyek Islamic Center terbengkalai hingga kini. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved