Breaking News:

Latihan Operasi Amfibi TNI AL 2021 di Dabo Singkep Simulasikan Perebutan Pantai yang Dikuasai Musuh

Latihan Operasi Amfibi TNI AL 2021 dibuka dengan apel yang digelar di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel gelar pasukan di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/10/2021). Apel itu menandai dimulainya Latihan Operasi Amfibi TNI AL 2021 yang dipusatkan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Latihan Operasi Amfibi TNI AL 2021 yang digelar di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/10/2021). 

Yudo menuturkan pada Latihan Operasi Amfibi yang akan digelar di Dabo Singkep, Kepulauan Riau itu akan mensimulasikan upaya merebut pantai yang dikuasai musuh oleh prajurit TNI AL.

“Pada kegiatan ini disimulasikan bahwa ada di Bintan sudah dikuasai musuh. Sehingga kita akan melaksanakan pendaratan amfibi untuk merebut kembali pantai yang sudah dikuasai musuh,” ujar Yudo. 

Baca juga: Ironi, Kapal Coast Guard Vietnam Usir Nelayan Indonesia di Laut Natuna, Untung Ada Patroli TNI AL

Yudo menceritakan, sebelumnya sudah dilakukan terjun tempur pada sasaran strategis dimana usai itu dilanjutkan operasi pendaratan untuk merebut pantai yang sudah dikuasai musuh. 

“Jadi disimulasikan kekuatan laut dan udara sudah bisa dikuasai sehingga operasi amfibi sudah bisa digelar,” ujar jenderal bintang empat dari matra laut tersebut. 

Latihan Operasi Amfibi melibatkan 33 KRI baik kapal bantu maupun kapal kombatan.

Baca juga: TNI AL Kerahkan 5 KRI ke Perairan Natuna, Mantan Kabais Sarankan Bakamla Diganti Coast Guard

Ada juga 16 pesawat jenis wing maupun rotary wing ditambah 39 kendaraan amfibi didaratkan di lokasi. 

“Kemudian ada 4.300 personel baik yang ada di KRI maupun pasukan marinir,” ungkap Yudo. 

Menurut Yudo, latihan kali ini akan dilaksanakan manuver lapangan dan latihan tempur selama di dalam perjalanan lintas laut mulai dari Jakarta sampai ke Dabo Singkep.

“Jadi latihan ini adalah latihan manuver yang lalu pernah tertunda karena kita menangani Covid-19 dan sekarang bisa kita laksanakan,” ujar Yudo. 

Baca juga: TNI AL Kirim KRI Pollux 935 untuk Survei Investigasi ke Selat Bangka Terkait Adanya Kerangka Kapal

Latihan Operasi Amfibi semacam ini agar bisa mengetahui kecepatan dan kemampuan tempur dari para prajurit yang diperoleh dari latihan dan pemeliharaan selama satu tahun anggaran.

Sehingga pada akhir tahun, Yudo menambahkan pihaknya dapat melihat kekuatan dan kemampuan tempur para prajurit termasuk profesionalisme dari anggota yang selama ini sudah dilatih. 

“Kalau militer selama tidak perang, kerjanya latihan latihan latihan,” tegas Yudo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved