Breaking News:

Tak Ada Perkembangan, Ibu Bocah Korban Kekerasan Seksual di Koja Datangi Mapolres Jakarta Utara

DA menceritakan dirinya sangat tersiksa karena kasus kekerasan seksual yang menimpa anak pertamanya dari tiga bersaudara tersebut,

Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Seorang ibu DA (29) mendatangi Polres Metro Jakarta Utara setelah kasus pencabulan yang menimpa anaknya, S (12) tidak kunjung ada perkembangan dari aparat kepolisian. 

DA menceritakan dirinya sangat tersiksa karena kasus kekerasan seksual yang menimpa anak pertamanya dari tiga bersaudara tersebut, belum ada perkembangan ataupun kejelasan. 

Padahal peristiwa yang terjadi di Koja, Jakarta Utara pada April 2021, sudah dilaporkan Juni 2021 silam. Hanya saja hingga sekarang belum ada yang ditetapkan tersangka dari tiga orang terlapor. 

"Saya cuma minta kepastian (datang ke polres) aja buat keadilan anak saya," ungkap DA, di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (21/10/2021). 

Sementara kuasa hukum korban, Rifqi Zulham menuturkan kedatangan pihaknya karena ingin mempertanyakan perkembangan perkara yang dialami oleh kliennya.

"Karena ini belum ada kejelasan seperti yang kita harapkan," kata Rifqi di lokasi yang sama.

Menurut Rifqi, berdasarkan keterangan polisi kasus yang sudah dilaporkan sejak 12 Juni 2021 ini masih mengkonfrontir mengenai keterangan dari terlapor.

"Kenapa lama, ya itu saya pertanyakan. Belum diberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP)," ujarnya. 

Hal ini berbeda dengan SP2HP pertama dimana pada saat itu tidak ada kendala. Hanya saja saat ini tindak lanjutnya terkesan lambat dan belum ada penetapan tersangka. 

Sementara untuk bukti-bukti pendukung seperti hasil visum sudah dilampirkan. Begitu juga saksi-saksi maupun terlapor sudah diperiksa namun hingga sekarang belum ada perkembangan. "Harapan agar klient kita dapat keadilan dan kepastian hukum," tuturnya. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved