Breaking News:

Info PAM Jaya

Senangnya Warga Kampung Tanah Merah Dapat Air Bersih dan Bebas Bau

Kehadiran air dari PAM Jaya itu menggantikan air yang dibeli warga dari tukang pikul. Biayanya lebih murah ketimbang membeli air dari tukang pikul.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ahmad, warga Kampung Tanah Merah, RT 01 RW 09 Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, menggunakan air bersih perpipaan di rumahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Fasilitas air perpipaan di Kampung Tanah Merah, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menjadi babak baru bagi kehidupan warga. Mereka bisa mendapatkan air bersih yang biayanya lebih murah daripada membeli dari tukang air keliling.

Seorang warga, Ahmad (36) menceritakan dirinya merasa tertolong dengan kehadiran air perpipaan yang ada di rumah. Ia tidak lagi perlu mengangkat air untuk dibawa ke dalam kamar mandi.

"Sekarang tinggal putar keran, airnya sudah keluar," kata Ahmad kepada Wartakotalive.com, Selasa (19/10/2021).

Air perpipaan di rumah Ahmad dipasang bulan Agustus. Ketika itu ada penawaran dari Ketua RT setempat memasang air perpipaan bagi warga untuk mendapat akses air bersih.

"Jadi air dari keran itu saya pakai buat kebutuhan air bersih, buat masak. Kalau buat mandi masih pakai air sumur," kata warga RT 01 RW 09 Rawa Badak Selatan itu.

Kehadiran air perpipaan menggantikan air yang dibeli dari tukang pikul. Biaya yang dikeluarkan dengan air perpipaan lebih murah ketimbang membeli air dari tukang pikul.

Satu pikul, lanjut Ahmad, harganya Rp 6.000. Satu pikul terdiri atas dua jeriken masing-masing bervolume sekitar 25 liter. Seminggu Ahmad bisa dua kali membeli air dari tukang pikul.

"Kalau ini kan lebih murah, kemarin aja saya dapat setruk Rp 18.000 untuk sebulan," ujar pria yang bekerja sebagai kernet kendaraan angkutan tabung gas tersebut.

Ahmad mengatakan, sejauh ini, kualitas air perpipaan di rumahnya memuaskan. "Bagus yah, kencang. Semprotan air sumur saya aja kalah. Airnya juga bersih, enggak berbau," kata Ahmad yang tinggal bersama orangtua, istri, dan kedua anaknya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa kebutuhan air bersih melalui perpipaan kini sudah merambah Kampung Tanah Merah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved