MUI: Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Janji Kampanye Terpenuhi
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menilai, Jokowi-Ma'aruf sudah menunaikan janji kampanyenya
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi kinerja dua tahun kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Jokowi-Ma'ruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 silam.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menilai, Jokowi-Ma'aruf sudah menunaikan janji kampanyenya yaitu soal perbaikan infrastruktur di Indonesia.
"Siapa saja enggak bisa menafikan diri, saat ini dari Sabang Sampai Merauke kelihatan jelas," katanya, Kamis (21/10/2021).
"Jadi orang hidup itu punya legacy. Ketika punya legacy itu, punya tinggalan beliau ini, punya tinggalan," sambung dia.
Menurut Marsudi selama pandemi Covid-19 orang nomor satu di Indonesia itu tetap memenuhi janji kampanye dengan baik untuk masyarakat Indonesia.
Karena selama pandemi Covid-19, seluruh Negara tidak hanya mengalami kematian manusianya tapi juga perekonomiannya.
Namun di Indonesia, katanya perekonomian masih tetap dapat berjalan meski harus jatuh bangun.
"Negara-negara lain, ekonomi di kondisi Covid-19 ini tidak hanya membunuh manusia, termasuk mesin-mesin produksi itu terbunuh juga maka banyak negara yang ekonominya decline" jelas dia.
Menurutnya, Presiden Jokowi memiliki cara tersendiri agar perekonomian Indonesia tetap berjalan.
Para pelaku usaha menengah dan kecil juga sangat diperhatikan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Jokowi juga dinilai bijak saat menerapkan lockdown lantaran perekonomian di Indonesia tidak sampai mati total.
"Bisa terpenuhi dari mikro dari pertanian dari usaha-usaha kecil, saya hanya minta extra power di untuk mikronya kalau makro nya seperti korporat, sudah berjalan," ucapnya.
Apalagi, selama pandemi Covid-19 Indonesia kata Marsudi, Indonesia menduduki peringkat ke lima dunia raihan peserta vaksin terbanyak.
Karena sejumlah negara beberapa waktu lalu masih berebut soal vaksin, tapi Indonesia dibawah perintah Jokowi sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
"Indonesia sekarang sudah banyak yang di vaksin, maka menjadi nomor 5 di dunia," terangnya.
Jokowi katanya juga berhasil mengajak masyarakat untuk ikut serta percepatan vaksinasi Covid-19.
Tidak hanya itu, 26.000 Pesantren di Indonesia juga dilayani vaksinasi Covid-19 dibawah kepemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"Coba kalau hanya diserahkan kepada pemerintah, sampai kapan selesainya dan ini kehebatan bahwa pemerintah juga mengajak masyarakat pesantren," ujar dia.
Kemudian selama dua tahun memimpin, menurutnya Jokowi sudah menciptakan keamanan dan kesatuan bangsa Indonesia yang penduduknya 280 juta jiwa.
Karena tanpa kesatuan dan keamanan usaha apa pun akan mengalami barrier problem-problem masyarakat atau problem kawasan. "Alhamdulillah ini bisa ditangani," tuturnya.(m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mui-kh-marsudi-syuhud.jpg)