Breaking News:

Kriminalitas

Haris Azhar Bantah Tudingan Soal Minta Saham Freeport ke Luhut, Berikut Fakta Sebenarnya

Haris Azhar Bantah Tudingan Soal Minta Saham Freeport ke Luhut, Berikut Fakta Sebenarnya. Simak selengkapnya

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (21/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar membantah meminta saham freeport kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan.

Haris mengatakan hal yang tepat ialah dia meminta hak dari masyarakat adat atas saham freeport yang sudah didivestasi oleh pemerintah.

"Pertama itu informasi enggak tepat, salah, saya kerja sebagai lawyernya masyarakat adat di sekitar Freeport," ujar Haris di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (21/10/2021).

Kata Haris, dari 51 persen saham Freeport yang berhasil didivestasi pemerintah, sebanyak 10 persen merupakan milik masyarakat Papua.

Di mana aturannya tiga persen diambil Pemprov Papua sementara tujuh persen lagi untuk Kabupaten Mimika, masyarakat adat, dan masyarakat terdampak praktek pertambangan.

Namun hingga divestasi berjalan hampir dua tahun, janji tujuh persen untuk tiga kelompok masyarakat ini belum kunjung terealisasi.

Dari hal tersebut, masyarakat adat meminta bantuan advokasi ke Haris sebagai kuasa hukum.

Baca juga: Polisi Jadwal Ulang Mediasi, Haris Azhar Belum Berencana untuk Minta Maaf ke Luhut Binsar Pandjaitan

Baca juga: Haris Azhar Sudah Siap Lahir Batin Mediasi Dengan Luhut, Eh Kok Penyidik Ada Agenda Lain

Mereka membentuk organisasi dan meminta Haris untuk mengadvokasi ke pemerintah.

Hal itu membuat Haris sambangi Luhut yang menjabat sebagai Menko Marives bukan sebagai pribadi.

"Saya punya surat kuasa dan saya bikin legal opini yang saya bawa juga ke Menko. Saya enggak mau sebut nama karena saya datang enggak minta tolong person tapi jabatan," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved