Breaking News:

Berita Jakarta

DKI Jakarta Berstatus PPKM Level 2, PT Transjakarta Berlakukan Kapasitas Angkut 100 Persen

DKI Jakarta Berstatus PPKM Level 2, PT Transjakarta Berlakukan Kapasitas Angkut 100 Persen. Berikut Selengkapnya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Suasana di dalam bus Transjakarta saat PPKM level 3 di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (24/8/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai memberlakukan kapasitas angkut pelanggan sebesar 100 persen.

Sebelumnya sebagai upaya menekan angka penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Transjakarta membatasi keterangkutan pelanggan maksimal sebesar 50 persen dari jumlah kapasitas total.

Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Prasetia Budi menyampaikan, kebijakan ini sebagai tindaklanjut dari Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1245 tahun 2021 tentang PPKM Level 2 Corona Virus Disease 2019.

Selain itu, Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pergubungan DKI Jakarta Nomor 441 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi Pada Masa PPKM Level 2 Corona Virus Disease 2019.

“Transjakarta kembali melayani pelanggan secara penuh, khususnya dalam hal kapasitas pelanggan. Hal ini sejalan dengan mulai pulihnya kegiatan masyarakat seiring status PPKM yang dinyatakan turun menjadi level 2. Jadi nanti semua marka atau tanda jarak aman yang terpasang di lantai halte, bus dan bangku pelanggan akan dicopot secara bertahap,” ujar Prasetia di Jakarta berdasarkan keterangannya pada Kamis (21/10/2021).

Meski demikian, Prasetia menekankan Transjakarta tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat, baik di halte maupun di dalam bus.

Baca juga: ICAD Kembali Digelar, Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin : Hidupkan Kembali Kawasan Kemang

Dalam hal ini, pelanggan diwajibkan untuk menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada petugas baik melalui aplikasi PeduliLindungi, JAKI atau menggunakan dokumen sertifikat yang sudah dicetak atau secara digital melalui ponsel masing-masing sebelum memasuki gate halte.

Selanjutnya memakai masker, melakukan pengukuran suhu tubuh dan dilengkapi dengan ketersediaan hand sanitizer guna memastikan kebersihan tangan selama berada di area Transjakarta.

Semua armada bus juga dipastikan telah dibersihkan secara berkala menggunakan cairan disinfektan.

“Hal ini untuk tetap memastikan, pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Meski turun kevel, kita tidak boleh lengah. Untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan yang berlaku, Petugas Layanan Halte (PLH) kami siap di lapangan,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved