Breaking News:

Total Kerugian Investasi Robot Crypto Diduga Capai Rp 1 Triliun

Menurut Fisiharto di grupnya ada 120 member dengan total investasi mencapai Rp 700 juta.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Fisiharto salah satu korban penipuan robot crypto Mark AI lapor ke Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021) 

Sejak itu kata Duta, para member kisruh dan resah. Hingga 20 Oktober 2021 para member juga tak menerima kejelasan dari pihak Mark AI.

Duta menjelaskan, dari grup yang dinaunginya sendiri ada sekira 500 orang yang tertipu dengan Mark AI. Dimana total kisaran kerugian mencapai Rp 500 juta sampai Rp1 Miliar.

Sementara dana segar Duta yang masih mengendap di aplikasi tersebut masih ada sekira 4.000 USD lagi atau setara Rp 62 juta.

"Di bawah saya ada member 52 orang tapi hirarki ada level 1,2,dan 3. Level 1 di saya 52 orang dan level di bawah saya ada 400 orang jadi total ada 500 orang di grup saya," beber Duta.

Namun kata Duta, menurut pengakuan Mark AI sebelumnya ada sekira 400 ribu member yang bergabung dengan perusahaan trading crypto tersebut.

Sehingga diduga ada sekira 400 ribu member tertipu dari aplikasi trading crypto tersebut karena baik website web.mark666.com dan aplikasi Mark AI tak dapat diakses hingga saat ini.

Duta berharap laporannya dapat ditanggapi serius Polda Metro Jaya. Agar tak ada lagi korban dari perusahaan trading robot crypto. (Des)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved